"Alhamdulillah, setelah kami terapi kondisi pasien sudah mulai membaik terbukti dengan berkurangnya jumlah lesi pada kulit atau ruam," jelasnya.
Sementara Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) Pendidikan dan Umum Dr dr Dovy Djanas, menyebutkan sampai saat ini pihaknya belum bisa memastikan apakah vaksin memberikan dampak terhadap pasien.
Namun, yang jelas, pihaknya akan memberikan perawatan maksimal kepada pasien sampai kondisinya membaik.
"Jika sudah menunjukkan kondisi yang baik maka pasien bisa dirawat jalan di RS yang ada di Limapuluh Kota atau Payakumbuh," katanya. (Antara)
Baca Juga:Vaksinasi Booster di Batam Masih Rendah, Baru 7, 26 Persen, Apa Sebabnya?