Nelayan Sulawesi Utara Makin Sejahtera, Nilai Tukar Nelayan Naik 0,17 Persen

Tingkat kesejahteraan nelayan di Provinsi Sulawesi Utara

Muhammad Yunus
Selasa, 08 Februari 2022 | 16:10 WIB
Nelayan Sulawesi Utara Makin Sejahtera, Nilai Tukar Nelayan Naik 0,17 Persen
Nelayan di Bitung, Sulawesi Utara [SuaraSulsel.id/Antara]

SuaraSulsel.id - Tingkat kesejahteraan nelayan di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) membaik pada Januari 2022.

"Hal ini tercermin pada Nilai Tukar Nelayan dan Pembudidayaan Ikan subsektor perikanan (NTNP) yang naik 0,17 persen dibandingkan bulan sebelumnya," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut Asim Saputra, di Manado, Senin.

Asim mengatakan NTNP Sulut naik 0,17 persen menjadi 107,22 di bulan Januari dibandingkan dengan bulan Desember yang masih 107,04.

Kenaikan NTNP ini, katanya, disebabkan oleh kecepatan kenaikan nilai indeks yang diterima (It) yang lebih tinggi dibandingkan indeks yang dibayar (Ib).

Baca Juga:2 Nelayan Tuban Ini Perahunya Tenggelam, Sebelum Diselamatkan Terombang-ambing di Lautan Selama 2 Jam

"It naik 0,12 persen sebaliknya Ib turun hanya 0,05 persen," katanya.

Pada Indeks pembentuk It yang mengalami kenaikan pada Indeks Tangkap sebesar 0,26 persen. Nilai NTUP mengalami penurunan 0,10 persen, dari 111,19 di bulan Desember menjadi 111,08 pada bulan Januari.

Nilai Tukar Nelayan perikanan tangkap (NTN) naik 0,30 persen, pada bulan Desember masih 107,83 menjadi 108,15 di bulan Januari. Membaiknya nilai NTN disebabkan oleh It yang naik lebih besar 0,26 persen sementara Ib turun 0,04 persen.

Naiknya It berasal dari kenaikan indeks Penangkapan di Perairan Umum sebesar 2,84 persen, dan indeks Penangkapan di laut sebesar 0,06 persen.

Komoditi Indeks Penangkapan di Perairan Umum yang mengalami kenaikan harga yakni ikan gabus (haruan), udang umum, ikan nila.

Baca Juga:Warga Pesisir Lebak Diminta Waspada Gelombang Tinggi, Masyarakat dan Nelayan Diimbau Tak Beraktifitas di Laut

Untuk Indeks Penangkapan Laut yang mengalami kenaikan harga yakni Ikan Gurita, Cumi-Cumi, Ikan Kakap, Ikan Layang (Malalugis/Momar). Nilai Ib yang turun berasal dari Indeks Konsumsi Rumah Tangga sebesar 0,24 persen.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini