facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

4 Perguruan Tinggi di Kota Makassar Merger, Pengelolaan Lebih Efisien

Muhammad Yunus Jum'at, 28 Januari 2022 | 06:35 WIB

4 Perguruan Tinggi di Kota Makassar Merger, Pengelolaan Lebih Efisien
STIK Makassar, Akademi Hiperkes Makassar, Akademi Perawat Makassar, dan Akademi Kebidanan Makassar bergabung menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makassar [SuaraSulsel.id/Antara]

Empat perguruan tinggi bidang kesehatan yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Makassar

SuaraSulsel.id - Empat perguruan tinggi bidang kesehatan yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Makassar (Yapma) disatukan. Menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Makassar.

"Hal ini untuk memenuhi tuntutan pemerintah. Agar menggabungkan perguruan tinggi yang memiliki bidang yang sama, dan sebagai bentuk efisiensi juga," kata Anggota Senat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makassar, Atta Lantara di Makassar, Kamis 27 Januari 2022.

Keempat perguruan tinggi itu adalah STIK Makassar, Akademi Hiperkes Makassar, Akademi Perawat Makassar, dan Akademi Kebidanan Makassar.

Menurut Atta, penyatuan empat perguruan tinggi adalah tuntutan dari pemerintah. Agar pengelolaan perguruan tinggi lebih efektif dan efisien.

Baca Juga: Terungkap, Ide Merger Nissan-Renault Bukan Atas Kemauan Carlos Ghosn

Penyatuan keempat perguruan tinggi itu juga telah memiliki ketua baru yang dipilih secara aklamasi pada rapat senat.

Ketua STIK Makassar terpilih secara aklamasi sebagai pertama memimpin perguruan tinggi yang baru ini adalah Andi Esse Pawenrusi, S.KM, M.Kes.

Berkaitan dengan hal tersebut, wisudawan dari empat perguruan tinggi yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Makassar pun menggelar wisuda bersama yang telah digelar Selasa (25/1).

Jumlah alumni untuk pertama kalinya wisuda bersama tercatat 365 orang berasal dari keempat perguruan tinggi yakni alumni D3 Keperawatan sebanyak 36 orang, D3 Kebidanan (37), D3 Hiperkes (83), S1 Kesehatan Masyarakat (41), S1 Keperawatan (113) dan Profesi Ners (54). (Antara)

Baca Juga: Siswa SD di Kota Makassar Tidak Bisa Sekolah Tatap Muka Karena Nomor Induk Kependudukan Sudah Dipakai Orang Lain

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait