Anak SMP Dipaksa Menikah Dengan Pria di Pinrang Alami Tekanan Psikologis

Diduga mengalami gangguan mental. Setelah menjadi korban perundungan di sekolah.

Muhammad Yunus
Selasa, 30 November 2021 | 11:28 WIB
Anak SMP Dipaksa Menikah Dengan Pria di Pinrang Alami Tekanan Psikologis
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Provinsi Sulawesi Selatan Meisy Papayungan [SuaraSulsel.id/Muhammad Aidil]

"Kita tidak tahu kalau mau dikasih menikah. Tidak ada yang tahu dari pihak bapaknya. Tidak setuju bapaknya. Karena barusan ada begini perempuan yang melamar laki-laki, merusak adat bugis jadi kita malu. Mamanya yang pergi melamar sama sopirnya. Waktu viral, ini anak selalu menangis jadi saya pergi ambil. Malu karena dia mau dikasih menikah baru tanpa sepengetahuan," katanya.

Diketahui, peristiwa pihak keluarga perempuan yang melamar laki-laki itu sebelumnya viral di media sosial. Jumlah mahar yang diberikan pihak keluarga perempuan kepada keluarga laki-laki yang dilamarnya sebanyak Rp500 juta.

Kemudian disertai dua ekor sapi dan dua ratus rak telur saat proses lamaran terjadi di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Senin 22 November 2021.

Tetapi, proses pernikahan rencananya baru akan dilangsungkan tiga atau empat tahun ke depan. Sebab calon mempelai perempuan masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Sedangkan, calon mempelai prianya diketahui tengah kuliah di Jakarta.

Baca Juga:Viral Perempuan Lamar Pria Mahar Rp500 Juta, MUI: Tidak Boleh

Kontributor : Muhammad Aidil

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini