Pertemuan pertama sejak berpisah selama satu setengah tahun, Park In-ae memberikan hadiah sebuah jepitan rambut. Adiknya sangat riang gembira menerima hadiah tersebut.
Kesokan harinya sebelum berangkat sekolah, adiknya pun membalas kakaknya dengan sekotak hadiah berisi gaun dan high heels warna merah dengan selembar surat yang mengungkapkan rasa sayangnya.
Tak disangka, usai sekolah ternyata adik Park In-ae kembali dipaksa oleh teman-temannya untuk melayani pria hidung belang yang akan dijadikan target pemerasan.
Naasnya, ternyata pria hidung belang tersebut merupakan anggota gangster. Keadaan terbalik. Teman-teman Park Eun-hye malah diperas oleh targetnya. Bahkan Park Eun-hye juga diculik untuk dijual ke pria lain.
Baca Juga:Sinopsis The Unforgiveable, Film Terbaru Sandra Bullock Tayang Desember 2021
Teman-teman Park Eun-hye tak dapat melakukan apa-apa ketika Park Eun-hye diculik. Mengetahui hal tersebut terjadi, Park In-ae turun tangan untuk menemukan sang adik.
Dia mendatangi sekolah untuk menanyakan keberadaan adiknya. Lapor ke pihak kepolisian pun juga dilakukan. Namun usahanya tak membuahkan hasil. Park In-ae akhirnya memutuskan untuk mencari sang adik dengan caranya sendiri.
Dia belajar tentang gangster, awalnya dengan mengancam teman sekelas Park Eun-hye hingga menemukan titik terang keberadaan adiknya.
Satu per satu petunjuk didatangi. Park In-ae mulai menggunakan kekerasan untuk bisa mendapatkan petunjuk baru yang bisa membawa ke adiknya.
Titik terang pun didapatkan. Park In-ae telah menemukan posisi sang penculik. Namun sayang, adik Park In-ae ternyata sudah dijual pada seseorang.
Baca Juga:10 Rekomendasi Drama dan Film Korea Cocok Ditonton saat Halloween, Ada Kingdom
Usut punya usut, orang yang membeli Park Eun-hye ternyata memiliki dendam karena pernah menjadi korban penusukan Park In-ae dan membawa Park In-ae ke penjara. Dia bernama Park Young-choon.