BMKG Keluarkan Peringatan Dini Potensi Gempa Besar dan Tsunami 24 Meter di Selatan Jawa

Mengacu siklus 100 tahunan di wilayah selatan Jawa

Muhammad Yunus
Kamis, 14 Oktober 2021 | 06:15 WIB
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Potensi Gempa Besar dan Tsunami 24 Meter di Selatan Jawa
Ilustrasi Peta Pulau Jawa. (Solopos/Twitter)

SuaraSulsel.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengajak seluruh masyarakat yang tinggal ataupun beraktivitas di pesisir. Untuk mewaspadai potensi gempa besar yang bisa berdampak tsunami. Mengacu siklus 100 tahunan di wilayah selatan Jawa.

"Di wilayah pesisir Jawa Timur ini, ada potensi gempa besar magnitudo 8,7 yang bisa berdampak tsunami. Dan ini merupakan siklus 100 tahunan yang harus kita waspadai," kata Kepala BMKG Stasiun Geofisika Malang Ma'muri saat menyampaikan survei lokasi dan evakuasi di pesisir selatan Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Rabu 13 Oktober 2021.

Kendati masih bersifat prediksi, Ma'muri menekankan pada setiap pemerintah daerah yang memiliki kawasan pesisir selatan di Jatim untuk melakukan skenario dan tindakan mitigasi sejak dini.

Kabupaten Tulungagung, menjadi salah satu daerah yang disebutnya memiliki banyak kawasan pesisir yang bisa terdampak tsunami dengan ketinggian 24 meter.

Baca Juga:Pemprov Sulsel Raih Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya dari Kementerian PPPA

"Itu potensi, bisa terjadi bisa enggak. Ketika kita tahu ada potensi maka kita bisa bersiap," katanya.

Dari hasil modeling, jika terjadi gempa bermagnitudo 8,7, maka bisa memicu gelombang tsunami setinggi 24 meter setelah 30 menit kegempaan.

Dalam upaya memitigasi potensi megabencana itulah BMKG proaktif melakukan sosialisasi lapangan ke daerah-daerah rawan tsunami. Di Jawa Timur mulai Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Malang, Lumajang, Jember hingga Banyuwangi.

"Kami langsung turun lapangan guna melakukan verifikasi jalur evakuasi dan titik evakuasi akhir yang sudah ada di masing-masing daerah," ujarnya.

Hasilnya, lanjut dia, sejauh ini hampir semua daerah telah memiliki pemetaan dan sarana pendukung jalur evakuasi serta titik evakuasi dirasa sudah aman.

Baca Juga:2,5 Juta Warga Sulsel Telah Disuntik Vaksin Covid-19, Plt Gubernur Sulsel: Tetap Jaga Imun

"Kami ukur ketinggiannya ternyata sudah aman dari tsunami," katanya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini