alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Alhamdulillah, Tiga Kecamatan di Kendari Nol Kasus COVID-19

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Senin, 11 Oktober 2021 | 18:04 WIB

Alhamdulillah, Tiga Kecamatan di Kendari Nol Kasus COVID-19
Ilustrasi virus Corona Covid-19 di Kendari. [Dok. Envato]

semua kecamatan dan 65 kelurahan di Kendari berada pada zona hijau penyebaran COVID-19.

SuaraSulsel.id - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kota Kendari, Sulawesi Tenggara menyatakan tiga dari 11 kecamatan telah nol kasus penyebaran Virus Corona.

"Tiga kecamatan saat ini nol kasus COVID-19 yaitu Kecamatan Abeli, Puuwatu dan Mandonga," kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kendari, Algazali mengutip dari Antara, Senin (11/10/2021).

Algazali merinci, sejumlah delapan kecamatan lainnya, yakni Wua-wua masih terdapat dua kasus COVID-19, Kambu dua kasus, Baruga empat kasus, Poasia tiga kasus, Kadia tiga kasus, Kendari tiga kasus, Kendaei Barat tiga kasus, dan Nambo masih terdapat dua kasus.

"Kami harapkan semua kecamatan bisa nol kasus COVID-19 seperti tiga kecamatan lainnya yang saat ini zero COVID-19," ujarnya.

Baca Juga: Klaster Covid-19 di PON XX Papua, Yang Paling Banyak Terpapar Atlet

Secara keseluruhan, lanjut dia, semua kecamatan dan 65 kelurahan berada pada zona hijau penyebaran COVID-19. Meski melandai, masyarakat diimbau tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes).

"Kita harus bersama-sama mempertahankan kondisi ini dengan disiplin protokol kesehatan utamanya 5M saat melakukan melakukan aktivitas sehari-hari," sambungnya.

Menurut dia, protokol kesehatan 5M yakni memakai masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas termasuk mengikuti program vaksinasi merupakan upaya yang harus dilakukan agar bisa terbebas dari pandemi global COVID-19.

"Demi ikhtiar kita melawan COVID-19 mari sukseskan vaksinasi, karena vaksinasi merupakan salah satu untuk membentuk antibodi dari COVID-19 itu sendiri. Namun, meski sudah divaksin tetap disiplin protokol kesehatan," imbuh Algazali.

Secara keseluruhan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di daerah itu sebanyak 7.712 dari jumlah itu 7.599 atau 98,53 persen dinyatakan sembuh dan 95 kasus meninggal. Sedangkan kasus aktif tersisa 22 orang yang saat ini menjalani perawatan dan isolasi dalam masa penyembuhan. (Antara)

Baca Juga: Psikolog UGM Ungkap Efek Jangka Panjang Pandemi Covid-19 Bagi Kesehatan Mental

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait