facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Alumni SMK Negeri 8 Makassar Akan Jadi Direktur Utama Kimia Farma

Muhammad Yunus Kamis, 30 September 2021 | 13:20 WIB

Alumni SMK Negeri 8 Makassar Akan Jadi Direktur Utama Kimia Farma
Indira Arum Puspitarani, alumni SMKN 8 Makassar akan menjadi Direktur Utama Kimia Farma dalam satu hari [SuaraSulsel.id / Istimewa]

Walau hanya satu hari

"Hingga kemudian ada nama saya yang ditetapkan masuk ke 35 besar peserta terpilih yang dipersiapkan ikut Girls Leadership Class," tambahnya.

Arum bilang tes leadership class ini yang cukup sulit. Semua peserta diuji bagaimana kompetensinya jika menjadi seorang pemimpin di depan tim penilai.

Namun, berkat pengalamannya di organisasi kampus, Arum bisa melaluinya. Langkahnya berjalan mulus hingga terpilih menjadi enam besar.

"Padahal ada juga seleksi lewat kompetisi video dan wawancara. Kecakapan berbicara menjadi penilaiannya," ungkap perempuan kelahiran 12 April 1998 itu.

Baca Juga: Hasil Lengkap Pekan Kelima Liga 1 2021/2022, Persija dan Persib Kompak Imbang

Saat namanya masuk enam besar, ia langsung ditugaskan menjadi Direktur Utama Kimia Farma. Semua tugas Direktur Kimia Farma, Verdi Budidarmo akan dia kerjakan dalam sehari.

"Diumumkan kalau saya dapat amanah untuk take over Dirut Kimia Farma. Jadi semua pekerjaannya saya ambil alih dulu," ucapnya.

Menurutnya tak mudah, tetapi alumni SMK 8 Makassar ini bisa mengemban amanah selama waktu yang ditentukan. Apalagi take over jabatan sudah beberapa kali ia lakoni.

"Tahun ini saya kerja sama dengan Kementerian BUMN dengan tema mewujudkan kesetaraan gender dan kepemimpinan perempuan di tempat kerja," ucapnya.

Arum berharap dengan adanya ajang untuk kesetaraan gender dalam pekerjaan, tidak mendiskreditkan pencapaian dari rekan perempuan lainnya. Melainkan saling mengapresiasi dan menanamkan pola pikir berbasis gender.

Baca Juga: Korban Bom Bunuh Diri Gereja Katolik Katedral Makassar Minta Pertolongan Presiden Jokowi

"Perempuan juga harus saling memberdayakan, meningkatkan kapabilitas dan kepercayaan diri karena kesempatan terbuka lebar, tapi perempuan seringkali merasa rendah diri. Makanya ajang ini perlihatkan bahwa perempuan juga bisa," tutupnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait