Belasan warga ini yang terdiri dari tenaga pengajar, pekerja dan warga sipil dievakuasi menggunakan Pesawat Aviator yang disewa oleh Polri ke Polres Pegunungan Bintang, Papua.
Kasatgas Humas Nemangkawi, Kombes Ahmad Mustofa Kamal mengatakan, evakuasi terhadap 17 warga sipil dilakukan dengan dua kloter. Kloter pertama dimulai pukul 08.30 WIT dengan mengangkut 11 orang yang terdiri dari 8 orang dewasa dan 3 anak-anak.
Kemudian kloter kedua dilakukan pukul 09. 20 WIT dengan mengangkut 6 orang dewasa. Saat ini, belasan warga telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan trauma healing akibat teror KKB.
Baca Juga:Pasca Insiden Penyerangan di Papua, Nasib Nakes Gerald Sokoy Masih Misteri