alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Lima Terduga Teroris Jaringan JI Ditangkap Densus 88 di Sulsel dan Sulteng

Eko Faizin Sabtu, 21 Agustus 2021 | 13:28 WIB

Lima Terduga Teroris Jaringan JI Ditangkap Densus 88 di Sulsel dan Sulteng
Tim Densus 88 Antiteror Polri. [ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha]

Ramadhan menyebutkan lima tersangka teroris itu ditangkap pada Jumat (20/8/2021) di Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah.

SuaraSulsel.id - Sebanyak 5 orang tersangka teroris kelompok Jamaah Islamiyah (JI) ditangkap Densus 88 Antiteror Polri di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Sulawesi Tengah (Sulteng).

Hal tersebut disampaikan Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan kepada Antara melalui pesan singkat, Sabtu (21/8/2021).

Ramadhan menyebutkan lima tersangka teroris itu ditangkap pada Jumat (20/8/2021) di Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah.

"Jadi satu orang ditangkap di Sulawesi Selatan dan empat orang di Sulawesi Tengah," ujar Ramadhan.

Terduga teroris yang diamankan di antaranya , satu tersangka teroris ditangkap di Sulawesi Selatan berinisial MT, sedangkan empat orang tersangka teroris ditangkap di Sulawesi Tengah berinisial AR, NL, BL, dan F.

"Kelimanya merupakan anggota teroris kelompok JI," jelas Ramadhan.

Menurut Ramadhan, peran para tersangka teroris ini adalah membantu tersangka teroris lainnya yang telah ditangkap dalam hal menyembunyikan senjata api.

"Perannya menyembunyikan senjata api, barang bukti senjata api telah diamankan oleh Densus," kata Ramadhan.

Sejak Kamis (12/8/2021) hingga Jumat (20/8/2021) Tim Densus 88 Antiteror Polri telah melakukan operasi pencegahan dan penindakan terorisme dengan menangkap 53 orang tersangka teroris di 11 provinsi.

Ke-11 wilayah yang menjadi tempat penangkapan, yakni Sumatera Utara (Sumut) delapan orang, Jambi tiga orang, Kalimantan Barat satu orang, Kalimantan Timur tiga orang, Sulawesi Selatan tiga orang, Maluku satu orang, Banten enam orang, Jawa Barat empat orang, Jawa Tengah 11 orang, Jawa Timur enam orang, dan Lampung tujuh orang.

Komentar

Berita Terkait