Cara Mencegah Ngompol Ibu Melahirkan, Dilakukan Sebelum Hamil

Kondisi ketika seseorang tidak dapat menahan keluarnya air kencing

Muhammad Yunus
Kamis, 19 Agustus 2021 | 13:47 WIB
Cara Mencegah Ngompol Ibu Melahirkan, Dilakukan Sebelum Hamil
Ilustrasi Ibu Hamil. (Pixabay/Cparks)

SuaraSulsel.id - Mengompol atau enuresis adalah kondisi ketika seseorang tidak dapat menahan keluarnya air kencing atau urin. Cara mencegah ngompol ibu melahirkan dapat dilakukan.

Bisa terjadi ketika seseorang tidur atau terbangun. Mengompok tidak hanya terjadi pada anak-anak, namun juga bisa terjadi orang dewasa dan usia tua.

Melahirkan bayi berukuran besar dan terlalu sering menjalani persalinan normal bisa menjadi faktor risikonya. Selain hal lain seperti kebiasaan merokok atau konsumsi obat-obatan tertentu.

Ketua Perkumpulan Kontinensia Indonesia (PERKINA), Prof. dr. Harrina Erlianti Rahardjo, SpU (K) menyarankan, perempuan melakukan latihan otot dasar panggul sebelum hamil. Demi mencegah kejadian mengompol setelah melahirkan.

Baca Juga:Kondisi Ibu Melahirkan di Dalam Bus AKAP di Tol Bekasi-Jakarta Membaik

"Latihan otot dasar panggul sebaiknya dilakukan malah sebelum kehamilan untuk mencegah kejadian mengompol atau (agar mengompol) tidak berkepanjangan setelah melahirkan, sebelum hamil sudah dilatih," ujar Harrina dalam virtual media education bertema "Beser dan Ngompol Pada Kelompok Lansia dan Laki-laki, Normalkah?", Kamis, 19 Agustus 2021.

Latihan otot sebelum hamil bisa dilakukan sendiri di rumah. Dengan pengawasan dokter. Untuk mengenali otot yang perlu dilatih, cobalah saat berkemih setop sementara aliran urin dan lepas kembali setelah lima detik.

"Itulah otot yang ingin dilatih, pasti terasa otot apa yang dipakai untuk menyetop aliran itu dan melepaskannya. Saat tidak berkemih itulah yang dilatih dengan menjepit dan melepas," tutur Harrina.

Menurut Harrina, di sini ada dua hal yang perlu dilatih yakni daya tahan otot dan kekuatan otot. Untuk daya tahan, cobalah menahan aliran urin saat buang air kecil sekitar 5 detik lalu melepaskannya. Sementara untuk kekuatan, bisa dengan fase cepat atau menjepit dan melepas hanya dalam 1-2 detik.

Harrina mengatakan, latihan otot dasar panggul juga perlu dilakukan saat hamil setelah berkonsultasi dengan dokter, dilanjutkan setelah melahirkan saat tubuh sudah pulih.

Baca Juga:Geger Ibu Melahirkan di Dekat ATM, Dinkes Kota Yogyakarta Ungkap Kronologinya

Ini berguna untuk membantu mencegah kejadian mengompol saat memasuki usia lanjut. Kala itu hormon estrogen sudah menurun dan dinding dasar panggul lebih lemah ketimbang di usia muda.

Tidak Perlu Cemas

Prof. Dr. dr. Siti Setiati, Sp.PD, KGer, M.Epid dari Divisi Geriati Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM mengatakan, para wanita sebenarnya tidak perlu khawatir bila mengalami mengompol terjadi usai melahirkan melalui proses normal. Karena kondisi ini bisa diatasi dengan melatih otot dasar panggul.

"Kalau dilatih jadi bisa normal lagi. Latihan dasar otot panggul lebih kepada menguatkan otot-otot di bagian bawah," ungkapnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini