alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pemimpin Alkhairaat Wafat, Wali Kota Palu Minta Warga Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Erick Tanjung Selasa, 03 Agustus 2021 | 23:23 WIB

Pemimpin Alkhairaat Wafat, Wali Kota Palu Minta Warga Kibarkan Bendera Setengah Tiang
Ketua Utama Alkhairaat Habib Sagaf bin Muhammad Aljufri bersama Wakil Presiden Maruf Amin. (Antara/Basri Marzuki)

Pengibaran bendera setengah tiang untuk menghormati jasa dan pengabdian ketua organisasi Islam terbesar di wilayah Indonesia Timur itu dilakukan dari Rabu hingga Jumat.

SuaraSulsel.id - Wali Kota Palu Hadianto Rasyid mengajak warga mengibarkan bendera Merah Putih setengah tiang sebagai bentuk belasungkawa mendalam atas wafatnya Ketua Utama Alkhairaat Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri, Selasa (3/8/2021).

Pengibaran bendera setengah tiang untuk menghormati jasa dan pengabdian ketua organisasi Islam terbesar di wilayah Indonesia Timur itu dilakukan dari Rabu (4/8) hingga Jumat (6/8).

Pengibaran bendera tersebut tidak hanya dilakukan di rumah-rumah warga tetapi juga di instansi-instansi pemerintah di ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah tersebut.

Menurut Hadianto, jasa dan pengabdian Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri begitu besar terutama di bidang pendidikan Islam.

"Insya Allah, amal ibadah almarhum Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri diterima di sisi Allah SWT. Dilapangkan kubur beliau, dan diampuni dosa-dosa beliau," kata Hadianto.

Baca Juga: Cabut Denda Pelanggar PPKM, Anggota Dewan Nilai Sikap Wali Kota Palu Ambigu

Sementara itu, Ketua Pengurus Besar Alkhairaat Habib Sayyid Ali bin Muhammad Aljufri mengajak seluruh komisariat wilayah (Komwil) dan komisariat daerah Alkhairaat agar menggelar tahlil.

"Kita berada di tengah pandemi Covid-19, jadi diimbau agar tahlilan dilakukan di rumah masing-masing. Sedangkan di Kota Palu dilaksanakan di Masjid Alkhairaat. Tapi nanti kita lihat situasinya," ujarnya.

Almarhum Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri memimpin Alkhairaat sejak 1974. Alkhairaat memfokuskan kegiatannya pada pengembangan dunia pendidikan, terutama pendidikan Agama Islam di kawasan Indonesia Timur.

Semasa hidupnya, Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri dikenal sebagai sosok dermawan, ulama, pendidik, cinta belajar, dan gemar mengajar meski usianya telah renta.

"Habib Saggaf dikenal sebagai seorang cendekiawan Muslim Indonesia asal Kota Palu yang lahir di Pekalongan. Ia adalah salah satu tokoh yang dihormati dalam masyarakat dan sering dikunjungi para pejabat negara untuk membahas masalah agama dan negara," katanya.

Baca Juga: Istri Wali Kota Palu Diah Puspita Positif COVID-19, Isoman di Jakarta

Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri wafat di Rumah Sakit Alkhairaat Kota Palu pada Selasa sekitar pukul 15:50 waktu setempat.

Baca Juga

Berita Terkait