Sekjen PBB Sebut Jalur Gaza Neraka Bagi Anak-anak

Serangan tentara Israel membuat kondisi Jalur Gaza porak poranda

Muhammad Yunus
Jum'at, 21 Mei 2021 | 09:42 WIB
Sekjen PBB Sebut Jalur Gaza Neraka Bagi Anak-anak
Serangan roket Israel ke Jalur Gaza pada Senin (10/5/2021). (Foto: AFP)

SuaraSulsel.id - Aksi saling serang antara tentara Israel dengan kelompok militan Hamas di Palestina membuat kondisi Jalur Gaza porak poranda.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB), Antonio Guterres mengatakan kondisi ini tidak bisa dibiarkan.

Antonio Guterres mengingatkan, korban dari warga sipil berjatuhan akibat baku tembak. Karena itu dalam Sidang Majelis Umum PBB, dia menyerukan kedua belah pihak segera menghentikan serangan.

"Saya sangat terkejut dengan berlanjutnya pemboman udara dan artileri oleh pasukan pertahanan Israel di Gaza," ungkap Guterres dikutip dari AFP, Jumat (21/5/2021).

Baca Juga:Indonesia Desak Aksi Kekerasan dan Saling Serang di Jalur Gaza Dihentikan

Kementerian Kesehatan Gaza mencatat jumlah korban yang lebih tinggi yakni 230 orang termasuk 65 di antaranya anak-anak.

Mengutip Telisik.id -- jaringan Suara.com, Guterres melanjutkan, di sisi lain yang juga tak bisa ia terima adalah penembakan roket secara serampangan oleh Hamas dan kelompok militan lain ke pusat-pusat populasi di Israel pun mengakibatkan 12 kematian, termasuk dua anak-anak dan ratusan orang luka-luka.

Korban yang dibeberkan Guterres itu berbeda dengan data yang diberikan polisi Israel yang menyebut roket Hamas merenggut 12 nyawa, termasuk seorang anak.

Guterres pun mengibaratkan kehidupan di Gaza kini bagaikan neraka bagi anak-anak di sana.

"Jika ada neraka di bumi, maka itu adalah kehidupan anak-anak di Jalur Gaza," ungkap Guterres.

Baca Juga:Kekuatan 'Gila' Militer Israel: Persenjataan, Armada dan Prajurit

Sidang Majelis Umum PBB diminta oleh Niger dan Aljazair, di mana masing-masing merupakan ketua dari Organization of Islamic Cooperation dan Kelompok Arab di PBB.

Guterres mengaku telah berkomunikasi dengan Palestina dan pejabat di Timur Tengah. Namun belum berkontak dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Selain serangan udara ke beberapa rumah sakit, penghancuran kantor media dan pembunuhan seorang jurnalis di Gaza juga memprihatinkan.

"Tidak ada pembenaran, termasuk kontraterorisme atau pembelaan diri lain oleh pihak-pihak yang berkonflik dari kewajiban atas hukum humaniter internasional," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini