Perhatikan komposisinya, di mana Anda harus menambahkan air kapur sirih pada beras sebelum dimasukkan ke dalam selongsong ketupat.
Selain itu juga jangan lupa tambahkan garam agar ketupat memiliki cita rasa yang lebih gurih.
Fungsi air kapur sirih adalah untuk membuat ketupat lebih awet dan kenyal.
3. Tambahkan Air Panas pada Rebusan Ketupat
Baca Juga:Pedagang Janur Ketupat Lebaran dari Pandeglang Mulai Datangi Serpong
Selama proses perebusan, Anda harus menambahkan air panas pada air rebusan ketupat. Ini dilakukan di tengah-tengah proses perebusan.
Tambahkan air panas agar ketupat tetap bersih, jauh dari kesan kotor karena balon-balon uap yang biasanya akan menempel pada janur atau daun kelapanya.
4. Siram Ketupat dengan Air Es atau Air Dingin
Kalau sudah matang, angkat ketupat dan taruh di wadah berlubang agar uap dan air rebusannya dapat tuntas.
Setelah itu, siram ketupat dengan air es supaya ketupat tetap berwarna kuning cantik dan tidak cepat basi.
Baca Juga:Janur Ketupat Lebaran di Serpong Belum Laku, Mungkin Harganya Diturunkan
Kalaupun tidak ada air es, Anda bisa menggunakan air dingin biasa untuk menyiramnya.