alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Cara Berlindung dari Sihir Babi Ngepet Dalam Islam

Muhammad Yunus Jum'at, 30 April 2021 | 16:52 WIB

Cara Berlindung dari Sihir Babi Ngepet Dalam Islam
Warga Sawangan Depok berhasil menangkap babi yang diduga babi ngepet [Suarabogor.id/ Supriyadi]

Warga Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Depok geger dengan berita penangkapan diduga babi ngepet

SuaraSulsel.id - Warga Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Depok geger dengan berita penangkapan diduga babi ngepet.

Berita ini pun mendapat respons beragam di tengah masyarakat. Ada yang tidak percaya tapi banyak juga percaya dengan hal seperti itu.

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dadang Kahmad meminta masyarakat tidak termakan dengan berita babi ngeper. Hal tersebut dianggap sebagai mitos.

Mengutip Muhammadiyah.or.id, Dadang mengatakan, seorang mukmin niscaya mengimani hal gaib. Tetapi, berbagai kepercayaan yang berlawanan dengan tauhid hendaknya tidak terlalu dipercaya.

Baca Juga: Asal Usul Babi Ngepet, Heboh di Depok Sampai Polisi Turun Tangan

“Saya kira tidak usah percaya (isu babi ngepet), tapi berhati-hati saja,” kata Dadang, Rabu 28 April 2021.

Menurut Dadang, orang yang meyakini babi ngepet adalah manusia pelaku sihir dan ilmu hitam yang mengubah dirinya menjadi babi jadi-jadian agar bisa melakukan pencurian.

Dalam khazanah Islam, sihir juga dikenal dilakukan oleh para pengabdi setan. Tetapi, Allah memberikan perlindungan jika seseorang memiliki kemurnian akidah tauhid dan ketakwaan yang benar kepada-Nya.

“Dengan salat dan berdoa kepada Allah untuk supaya kita dilindungi dari pengaruh sihir, pengaruh-pengaruh itu. Saya kira dengan berdoa itu insya Allah semua persoalan keresahan itu mereda,” jelas Dadang.

Terkait pesugihan, Dadang Kahmad menuturkan bahwa hal tersebut bertentangan dengan akidah dan tauhid yang benar.

Baca Juga: Isu Babi Ngepet, Warga Bojonggede Mau Laporkan Ibu Wati ke Polisi

“Ya menurut agama namanya maling itu haram, apapun bentuknya, baik pakai motif apapun, media apapun yang namanya pencurian apapun dilarang oleh agama. Apakah itu pakai hipnotis, apakah itu pakai tadi mistik, apakah itu babi ngepet. Itu nggak boleh, yang namanya pencurian itu nggak boleh,” ujar Dadang mempertegas.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait