Wali Kota Parepare dua periode menambahkan, Golkar sebagai paradigma baru sejalan dengan keinginan Kaswadi Razak selama ini. Harus melihat kader sebagai subjek partai, yakni penyandang hak dan kewajiban.
"Jika kader sudah basah tangannya dan keringatnya sudah keluar dalam membesarkan partai. Maka berikan haknya jika dia ingin mau menjadi caleg atau kepala daerah. Tidak ada lagi eksploitasi kader. Tidak ada lagi bayar -bayaran," kata Taufan Pawe.
Musda DPD II Golkar Soppeng turut dihadiri Anggota DPR RI Fraksi Golkar Supriansa dan Waki Bupati Soppeng Lutfi Halide.
Sementara Taufan Pawe ditemani sejumlah pengurus Golkar Sulsel. Diantaranya Diantaranya Marzuki Wadeng, La Kama Wiyaka, Zulham Arief, Rahman Pina, Herman Heizer, dr Salwa Mochtar, Ambas Syam, Abbas Hady, dan Andi Tenri Atta Lantara.
Baca Juga:Ini Aktivitas Taufan Pawe Sebelum Umumkan Diri Positif Covid-19