alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tinta Printer Disdukcapil Habis, Warga Pangkep Belum Bisa Cetak KTP

Muhammad Yunus Jum'at, 23 April 2021 | 12:44 WIB

Tinta Printer Disdukcapil Habis, Warga Pangkep Belum Bisa Cetak KTP
Proses pencetakan KTP Elektronik atau e-KTP di Kabupaten Pangkep dihentikan sementara / [KabarMakassar.com]

Proses pencetakan KTP Elektronik atau e-KTP di Kabupaten Pangkep dihentikan sementara

SuaraSulsel.id - Proses pencetakan KTP Elektronik atau e-KTP di Kabupaten Pangkep dihentikan sementara. Alasannya, tinta mesin cetak habis.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pangkep Ahmad Dian membenarkan, pemberhentian sementara pencetakan KTP Elekronik tersebut.

"Memang benar adanya perhentian sementara dalam percetakan KTP Elektronik, itu terjadi karena tinta yang biasa digunakan habis," ungkapnya kepada KabarMakassar.com -- jaringan Suara.com, Jumat 23 April 2021.

Dian menambahkan, pihaknya telah mengeluarkan pengumuman terkait penghentian pencetakan e-KTP tersebut, dimana pengumuman ditempelkan di depan Kantor Disdukcapil Pangkep.

Baca Juga: Lakukan Wanprestasi, Dukcapil Cabut Hak Ases 153 Lembaga Pengguna

"Terkait pengumuman yang ada saya sudah konfirmasi ke staf untuk senantiasa berkoordinasi atau meminta pendapat sebelum memberi pengumuman. Karena kadang maksud baik bila penyampaiannya tidak kongkrit biasanya akan menimbulkan banyak penafsiran," ucap Ahmad.

Ahmad Dian mengatakan, pihaknya saat ini telah melakukan proses pengadaan tinta melalui purchasing. Namun karena penayangan e-katalog terlambat akan berdampak pula dengan ketersedian yang lambat.

"Saat ini memang baru ki proses pengadaan yang melalui purchasing, tapi penayangan e-katalognya terlambat jadi kemungkinan minggu depan baru tersedia tinta untuk pencetakan e-KTP," jelasnya.

Lebih lanjut, Ahmad menuturkan untuk sementara pihaknya akan membuatkan surat keterangan sebagai pengganti KTP bagi masyarakat yang membutuhkan.

"Tapi untuk sementara kami buatkan surat pengganti KTP untuk mereka yang membutuhkan sembari menunggu ketersediaan tinta minggu depan sehingga pencetakan KTP dapat berjalan normal kembali," pungkasnya.

Baca Juga: KPK SP3 Kasus BLBI, Mardani Ali: Kasus Korupsi e-KTP Bisa Bernasib Serupa

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait