facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Guru Korban Keganasan KKB Papua Ingin Rayakan Natal Bersama Anak

Muhammad Yunus Jum'at, 16 April 2021 | 10:40 WIB

Guru Korban Keganasan KKB Papua Ingin Rayakan Natal Bersama Anak
Kolase 2 Guru asal Toraja Utara yang meninggal setelah ditembak KKB Papua / [SuaraSulsel.id / Istimewa]

Belum sempat melihat langsung anaknya yang berumur 6 bulan

Dewi mengatakan kepergian suaminya sangat sulit untuk diterima. Dua putrinya kini tak lagi punya sosok ayah.

Yonathan meninggalkan satu istri dan dua anak. Anak pertama baru berumur dua tahun, dan yang kedua masih bayi, baru enam bulan.

Putrinya yang kedua juga disebut belum sempat melihat ayahnya. Rencananya Yonathan baru berencana pulang pada Desember nanti. Sekaligus merayakan natal bersama.

"Mereka masih kecil-kecil, kasihan, belum paham apa yang terjadi," ucapnya.

Baca Juga: Hindari Teror Penembakan di Papua, 27 Guru dan Nakes Dievakuasi ke Timika

Ia berharap pihak kepolisan dan TNI bisa menangkap sang pelaku. Harapannya, tak adalagi pengabdi seperti Yonathan yang mengalami nasib yang sama.

Pelaksana Harian Bupati Toraja Utara Rede Roni Bare menambahkan dirinya hadir langsung pada pelepasan jenazah, kemarin. Pemerintah sangat berduka.

"Dua putra terbaik kami di Toraja Utara meninggal. Kami sangat berduka," ujar Rede saat dikonfirmasi.

Pemkab Toraja Utara juga sempat menyerahkan santunan kepada keluarga korban. Ia meminta agar aparat kepolisian bisa mengusut kasus ini.

Menurut Rede, masih banyak warga Toraja di Papua yang masih bertugas. Bahkan mereka rela pergi ke pedalaman untuk mengajar. Keamanan mereka harus dijamin oleh negara.

Baca Juga: Guru Besar UI Meutia Hatta: Poligami Bisa Turunkan Daya Juang Anak

Kontributor : Lorensia Clara Tambing

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait