Pengurus Pertina Sulsel Akan Dilapor Pencemaran Nama Baik oleh Atlet Tinju

Atlet tinju Sulawesi Selatan peraih emas Charles Katiandagho mengancam akan melaporkan Pengurus Pertina Sulawesi Selatan ke polisi

Muhammad Yunus
Jum'at, 26 Maret 2021 | 06:00 WIB
Pengurus Pertina Sulsel Akan Dilapor Pencemaran Nama Baik oleh Atlet Tinju
Atlit tinju Charles Katiandagho (kanan) didampingi pelatihnya Alex Tantontos (kiri) memberikan keterangan kepada wartawan di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis 25 Maret 2021 / [SuaraSulsel.id / Istimewa]

SuaraSulsel.id - Atlet tinju Sulawesi Selatan peraih emas Charles Katiandagho mengancam akan melaporkan Pengurus Pertina Sulawesi Selatan ke polisi.

Karena telah menuduh Charles Katiandagho melakukan penggelapan uang pembinaan atlet tinju Sulsel.

Bila dalam sepekan Pengurus Pertina Sulsel tidak menarik tuduhan dan menyampaikan maaf secara terbuka kepada publik, Charles yang merupakan Anggota TNI akan melapor ke pihak yang berwajib atas pencemaran nama baik.

"Saya sudah melaporkan ini kepada pimpinan, termasuk akan melaporkan tuduhan oknum pengurus yang tidak berdasar itu ke Polda Sulsel. Jelas ini pencemaran nama baik, dan kesatuan. Kami punya bukti-buktinya," tegas prajurit TNI dan juga mantan atlit tinju tersebut.

Baca Juga:Pernah Kalahkan Carlos Biado, Biliar Sulsel Yakin Raih Emas di PON Papua

Sebelumnya, Sekretaris Umum Pengprov Pertina Sulsel, Adam Taka Simanjuntak kepada wartawan beralasan, yang bersangkutan dicoret dari peserta karena melanggar prosedur, tidak displin dan  tidak bertanggungjawab serta tidak komitmen menjalankan fungsinya sebagai atlit. Keputusan itu pun diambil setelah dilaksanakan rapat.

Sedangkan untuk uang pembinaan itu, ia berdalih uang tersebut hanya dititipkan sementara ke atlit untuk nantinya digunakan sebagai honor dan biaya keberangkatan ke lokasi Pra PON di Bogor.

"Uang dari Dispora Sulsel ini kan awalnya ditransfer ke rekening atlit bersangkutan. Tetapi saatnya kita mau berangkat ke Bogor dengan uang tersebut, ia menolak. Dia bilang ini hasil kinerja. Uang itu harus masuk ke atlit atau pelatih, makanya kita coret," kata beralasan.

Atlet tinju asal Sulawesi Selatan, Charles Katiandagho, keberatan atas tudingan Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Sulsel terkait dugaan penggelapan uang, hingga berdampak pada pencoretan namanya sebagai peserta Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-20 di Provinsi Papua tahun 2021.

"Semua tuduhan itu tidak benar. Saya hanya mempertahankan hak saya. Uang itu sebenarnya memang diperuntukkan bagi atlet sebagai dana pembinaan dari Dispora, bukan untuk pengurus," ungkap Charles saat konfrensi pers kepada wartawan di Warkop Enreco Makassar, Kamis 25 Maret 2021.

Baca Juga:Dipanggil KPK, Saksi Kasus Nurdin Abdullah Tidak Kooperatif

Alasan pengurus Pertina Sulsel, bahwa uang yang masuk ke rekeningnya itu, kata dia, titipan dan  akan digunakan sebagai biaya operasional Pra PON kedua di Bogor, padahal dari pernyataan pihak Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel, tidak ada kaitannya dengan uang operasional pengurus, tapi murni uang pembinaan.

Atlit peraih medali emas Pra PON Ternate 2019 ini menyebutkan, oknum pengurus Pertina Sulsel awalnya meminta dana tersebut setelah diterima empat orang atlet dari Dispora Sulsel untuk dikirim atau diserahkan kembali pada pengurus Pertina.

Empat penerima dana hibah tersebut, masing-masing, Charles Katiandagho (atlet), Abdul Sada (atlet), Dufri Masihor (pelatih) dan Hendi Durand (pelatih).

Untuk atlet mendapat Rp 19 juta dan pelatih Rp 22 juta, dengan total Rp 82 juta. Penerimaan uang dibuktikan dengan tanda tangan yang bersangkutan di kantor Dispora Sulsel tahun 2020.

"Saya bersama pelatih dan sesuai instruksi komandan mengkroscek ke Dispora apakah uang itu untuk keperluan pengurus Pertina atau memang hak saya sebagai atlet. Ternyata, memang hak saya mendapat uang pembinaan. Uang itu pun hasil rapel enam bulan. Sehingga saya menolak menyerahkannya," papar Prajurit TNI itu.

Soal tuduhan menggelapkan uang Pertina kemudian disampaikan ke publik, ia merasa sangat keberatan dan telah mencemarkan nama baiknya, termasuk di kesatuan TNI. Alasan, pengurus mencoret namanya dari peserta PON digantikan John Yambe, karena indisipliner atau tidak disiplin berlatih, itu dinilai tidak sesuai fakta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak