Bayi-bayi Korban Gempa Majene Kepanasan, Suhu di Bawah Tenda 34 Derajat

Penanganan pengungsi korban gempa masih belum maksimal

Muhammad Yunus
Senin, 08 Februari 2021 | 15:11 WIB
Bayi-bayi Korban Gempa Majene Kepanasan, Suhu di Bawah Tenda 34 Derajat
Bayi-bayi korban gempa di Majene kepanasan di bawah tenda pengungsian / [Mulyadi Prayitno]

Ada ibu yang umurnya 25 tahun sudah punya 5 orang anak. Bahkan ada yang umurnya baru 35 tahun sudah memiliki 8 orang anak.

Mulyadi meminta pemerintah segera membentuk sub klaster perlindungan perempuan, anak, dan kelompok rentan di lokasi pengungsian. Sebelum korban meninggal dan mengalami kekerasan berbasis gender.

"Bisa saja terjadi kalau sudah lama di pengungsian," kata Mulyadi.

Lokasi pengungsian juga haru diperhatikan sarana Mandi Cuci Kakus (MCK), dan posko pemeriksaan kesehatan.

Baca Juga:Sakit di Pengungsian, 2 Korban Gempa Mamuju Diangkut Helikopter

Bayi-bayi korban gempa di Majene kepanasan di bawah tenda pengungsian / [Mulyadi Prayitno]
Bayi-bayi korban gempa di Majene kepanasan di bawah tenda pengungsian / [Mulyadi Prayitno]

"Bantuan yang masuk harus berspektif gender dan kelompok rentan. Pemerintah harus melibatkan masyarakat sipil," katanya.

Muhammad Ridwan Alimuddin, aktivis literasi di Majene mengatakan sudah ada laporan bayi meninggal di lokasi pengungsian karena sakit.

"Semalam mendapat informasi ada lagi bayi yang meninggal karena sakit di pengungsian," kata Ridwan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini