"Belum tahu kabar pastinya, sudah banyak keluarga yang datang ke rumah. Besok saya ke Jakarta untuk memastikan," katanya.
Ia mengatakan bahwa pihaknya sempat merayakan Natal bersama.
"Ricko anak pertama saya. Kami sudah siap menerima keputusan terburuk dalam bentuk apa pun itu," kata Mahulette didampingi istri, anak keduanya serta kerabat.
Sebelumnya, rumah korban pesawat Sriwijaya Air tipe SJ-182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada tanggal 9 Januari 2021 pukul 14.40 WIB di antara Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, Jakarta.
Baca Juga:Baharkam Polri Kerahkan Armada untuk Cari Pesawat Sriwijaya Air
Penumpang pesawat tersebut 50 orang terdiri atas 40 penumpang dewasa, tujuh anak-anak, dan tiga bayi, sedangkan jumlah kru 12 orang. Dengan demikian, total 62 orang di dalam pesawat.