Ini Papatonk, Kerupuk Udang Asal Indonesia yang Jadi Rebutan di China

Papatonk makanan ringan yang sangat populer di China. Sama seperti mie instan Indomie.

Muhammad Yunus
Kamis, 31 Desember 2020 | 05:56 WIB
Ini Papatonk, Kerupuk Udang Asal Indonesia yang Jadi Rebutan di China
Ilustrasi

Setelah produk dinyatakan layak masuk pasar, ternyata gagal memenuhi permintaan, terutama dari segi kuantitas.

"Dulu saya pernah dukung UMKM masuk China bawa arang. Begitu di sana butuh satu juta arang, UMKM kita ga ada yang sanggup," kata Tahir MBA selaku Ketua Umum Kadin Indonesia Komite Tiongkok dalam forum yang digelar melalui aplikasi Zoom itu.

Naik Kelas

Selain produk-produk unggulan di atas, ada juga kuliner khas Nusantara yang bisa diterima di pasar China, seperti yang disajikan restoran The Pawon.

Baca Juga:Demi Tingkatkan Produksi, Ratusan UMKM Difasilitasi Legalitas Badan Hukum

Pawon yang dalam bahasa Jawa berarti dapur mampu mengemas makanan pasar bisa naik kelas.

Bersaing di Shanghai bukan main-main. Itu kota terkaya dan termaju di China sehingga persaingan bisnisnya pun ketatnya tingkat dewa.

Sudah ada beberapa bisnis kuliner Indonesia yang berguguran di salah satu pusat keuangan dunia itu.

Uniknya, The Pawon didirikan di tengah melemahnya perekonomian China akibat pandemi.

Sejak mulai dibuka di Distrik Changning pada Mei, restoran yang menyajikan makanan khas Nusantara, mulai dari klepon, lumpia, bakwan, sate ayam/kambing, rendang, hingga sup buntut tersebut sampai saat ini tidak pernah sepi pembeli.

Baca Juga:Majukan UMKM, Masjid Istiqlal dan BIG Indonesia Luncurkan Program Halal

Bahkan saat ANTARA berkunjung ke restoran tersebut pada 19 Desember 2020 harus menunggu hingga 20 menit agar bisa mendapat tempat karena saking banyaknya pengunjung.

"Konsep kami sederhana, bagaimana makanan tradisional ini dikemas secara modern," tutur Edwin Senjaya, pemilik The Pawon.

Cara penyajiannya pun disesuaikan sedemikian rupa agar konsumen tidak pernah lupa.

Lazimnya, sup buntut disajikan bersama ekor sapi dengan kuah panas dalam satu mangkuk. Namun, The Pawon punya cara tersendiri, ekor sapi yang sudah dimasak cincang diwadahi mangkuk. Lalu pelayan menuangkan sup melalui cerek tembikar.

Harga pun terdongkrak karena cita rasa dan tentu saja cara saji tadi.

Papatonk dan The Pawon, sedikit di antara brand Indonesia yang berhasil karena kejelian membaca pasar di China yang sangat rumit dan ketat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini