Pesawat yang Digagas Montir Pinrang Siap Uji Terbang di 2021

Montir dari Pinrang, Haerul, mendadak tenar pada Januari 2020 setelah pesawat yang dibuatnya dari barang-barang bekas berhasil terbang.

Liberty Jemadu
Rabu, 30 Desember 2020 | 23:05 WIB
Pesawat yang Digagas Montir Pinrang Siap Uji Terbang di 2021
Pesawat Haerul, yang awalnya dirancang oleh montir asal Pinrang, siap jalani uji terbang pada 2021.[Antara]

SuaraSulsel.id - Tim Pendampingan Pesawat Haerul (PPH) dari Fakultas Teknik Unhas mengatakan pesawat ultralight yang awalnya dirancang Haerul, seorang montir asal Pinrang, Sulawesi Selatan, diharapkan bisa menjalani uji terbang pada 2021.

Ketua Tim PPH FT Unhas Prof Dr Nasaruddin Salam MT di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (30/12/2020), menjelaskan kajian desain pesawat ultralight dirancang sejak Agustus 2020.

Pengerjaan fisik di Workshop FT Unhas berlangsung pada September hingga Desember 2020. Selanjutnya, Tim PPH secara resmi menyerahkan kepada Haerul sebagai pemilik pesawat di Pinrang pada Jumat(25/12/2020). Dia berharap pesawat ini siap uji terbang tahun depan.

"Kita akan mulai dari uji terbang dengan ketinggian bertahap, pada setiap tahapan terus dipantau hal-hal yang perlu disempurnakan,” kata Nasaruddin.

Baca Juga:Rakit Pesawat dari Mesin Rongsokan, Haerul Akhirnya Pakai Baju Pilot

Ia menjelaskan, pesawat ultralight model sport ini dirancang Tim PPH dengan menggabungkan beberapa disiplin ilmu. Namun, desain awalnya dimulai dari sisi aerodinamika.

Proyek pengerjaan pesawat ultralight ini merupakan pertama kali bagi Unhas dalam pembuatan pesawat. Secara teori sudah lama diajarkan, termasuk uji model sudah sering kali dilakukan di laboratorium, seperti uji gaya angkat dan gaya hambat pada pesawat.

Selama pengerjaan pesawat, Tim PPH bersama tim pemantauan (monitoring) diawasi oleh Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) sebagai organisasi olahraga dirgantara di Indonesia.

“Setiap saat dilakukan konsultasi dengan FASI, karena izin uji coba terbang ada di tangan FASI,” ujarnya.

Prototipe pesawat Haerul selanjutnya akan disempurnakan prosesnya di bengkel milik Haerul di Pinrang.

Baca Juga:Haerul, Montir Perakit Pesawat dari Pinrang, Pernah Cedera saat Uji Terbang

Masih ada dua bagian lagi yang akan dikembangkan oleh Tim PPH bersama Haerul, yaitu mesin dan sistem kontrol di kokpit untuk mengatur operasional pesawat.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini