Tutup Jalan Raya, Warga Gowa Gotong Royong Bersihkan Material Longsor

Warga bergotong royong membersihkan material longsor yang menutupi badan jalan

Muhammad Yunus
Senin, 21 Desember 2020 | 10:32 WIB
Tutup Jalan Raya, Warga Gowa Gotong Royong Bersihkan Material Longsor
Warga gotong royong membersihkan material longsor yang menutupi badan jalan di Kelurahan Gantarang, Kecamatan Tinggimoncong, Gowa, Minggu (20/12/2020) / [Foto: Humas Pemkab Gowa]

SuaraSulsel.id - Warga bersama pemerintah setempat bergotong royong membersihkan material longsor yang menutupi badan jalan di Kelurahan Gantarang, Kecamatan Tinggimoncong, Gowa, Minggu (20/12/2020).

Camat Tinggimoncong Iis Nurismi mengatakan, dua titik di Kelurahan Gantarang yang mengalami longsor menutupi badan jalan. Longsor terjadi sekitar pukul 18.00 Wita Sabtu (19/12/2020).

"Ada dua titik longsor dan jalan retak di Kelurahan Gantarang. 1 titik sudah terbuka berkat gotong royong oleh warga. 1 titik lagi akan gotong royong setelah hujan reda," ujarnya.

Lanjutnya, longsor ini terjadi akibat curah hujan tinggi yang terjadi di wilayah Kecamatan Tinggimoncong. Bahkan, kata Iis Nurismi, saat ini hujan masih turun di wilayah Kecamatan Tinggimoncong.

Baca Juga:Pohon Tumbang Rusak Satu Rumah Warga di Gowa

Beruntung dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa dan titik longsor jauh dari pemukiman penduduk. Namun dirinya tetap meminta masyarakat tetap waspada terhadap petensi bencana alam.

"Kami terus melakukan patroli dan mengimbau warga agar lebih berhati-hati dan tetap waspada, banyak berdoa dan berdzikir masing-masing di rumah," ujarnya.

Titik longsor Lembang Panai sudah bisa diakses sementara titik longsor di Lingkungan Gantarang belum bisa diakses. Namun warga dapat tetap mengakses jalan melalui jalur lain.

Warga gotong royong membersihkan material longsor yang menutupi badan jalan di Kelurahan Gantarang, Kecamatan Tinggimoncong, Gowa, Minggu (20/12/2020) / [Foto: Humas Pemkab Gowa]
Warga gotong royong membersihkan material longsor yang menutupi badan jalan di Kelurahan Gantarang, Kecamatan Tinggimoncong, Gowa, Minggu (20/12/2020) / [Foto: Humas Pemkab Gowa]

Warga Dilarang Beraktivitas di Sekitar DAS Jeneberang

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan meminta seluruh masyarakat Kabupaten Gowa untuk tidak beraktivitas di sekitar daerah aliran sungai (DAS) Jeneberang.

Baca Juga:ASN Gowa Dihukum 1 Bulan Penjara, Terbukti Melanggar Netralitas di Pilkada

Hal ini karena tinggi muka air (TMA) Sungai Jeneberang dan Sungai Jenelata mengalami peningkatan. Akibat curah hujan yang tinggi dibagian hulu sungai. Sehingga sangat berbahaya jika beraktivitas di sekitar DAS.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini