facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tersangka Penyebar Video Porno Petinggi PDI Perjuangan Ternyata Kader PDIP

Muhammad Yunus Sabtu, 19 Desember 2020 | 20:39 WIB

Tersangka Penyebar Video Porno Petinggi PDI Perjuangan Ternyata Kader PDIP
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menggelar workshop kaderisasi partai di kantor pusat DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Jakarta, Senin (9/7/2018). [Suara.com/Oke Atmaja]

Tersangka penyebar video porno adalah Anggota DPRD Kabupaten Pangkep. Sudah ditahan.

"Baru satu orang ditahan. Satu orang (M) masih reaktif corona. Jadi belum kita tahan. Sudah jadi tersangka mereka," kata dia.

"Kalau Ketua PDIP Pangkep yang dalam video, dia statusnya saksi. Dia pelaporkan," tambah Endon.

Kasubag Humas Polres Pangkep Aipda Agus Mursalim menambahkan bahwa kedua pelaku yang ditetapkan menjadi tersangka karena menyebarkan video porno Abdul Rasyid tersebut memiliki peran masing-masing.

SAR berperang sebagai pelaku yang menyuruh perempuan M. Untuk merekam aksi Abdul Rasyid saat melakukan hubungan badan dengan M.

Baca Juga: Ketua PDIP Pangkep Abdul Rasyid Pemeran Video Porno, Siapa Ceweknya?

"M ini perempuan dalam video, yang dia temani main. Kan dia (M) yang rekam pakai handphonenya sendiri pas main. Kalau SAR ini, dia yang menyuruh perempuan M untuk merekam. Tanpa sepengetahuan pelapor ini (Abdul Rasyid)," ungkap Agus.

Agus menerangkan bahwa pelaku SAR memang merupakan anggota dewan perwakilan rakyat. Dan telah ditahan di Mapolres Pangkep pada Jumat kemarin (18/12/2030).

"Kan dua tersangka, cuma satu yang ditahan. Karena satunya masih isolasi di rumah sakit Bandara. Rencana memang kemarin mau dibuatkan juga penahanan cuma dia reaktif, makanya dibawa ke rumah sakit untuk isolasi. Sambil tunggu hasil swabnya. Takutnya kalau langusung ditahan malah jadi penyakit lagi," katanya.

"Iya, pelaku (SAR) dari anggota dewan," sambung Agus.

Hubungan antara Abdul Rasyid dengan M sendiri, kata Agus, tidak ada yang spesial.

Baca Juga: Ini Lokasi Pembuatan Video Porno Anggota DPRD Kabupaten Pangkep

"Tidak ada hubungan kalau saya lihat. Profesi M ini cuma IRT. Saya tidak tahu kalau dia perempuan panggilan atau bagaimana, cuma kalau di KTP-nya dia (M) IRT saja," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait