Jusuf Kalla Sebut Plasma Convalescent Ampuh Sembuhkan Pasien Covid-19

JK meminta pengelola Unit Donor Darah turut serta memproduksi plasma convalescent

Muhammad Yunus
Selasa, 15 Desember 2020 | 07:49 WIB
Jusuf Kalla Sebut Plasma Convalescent Ampuh Sembuhkan Pasien Covid-19
Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla di Unit Donor Darah Sulawesi Tengah, Palu / [Foto: PMI]

SuaraSulsel.id - Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (JK) meminta pengelola Unit Donor Darah Sulawesi Tengah untuk turut serta memproduksi plasma convalescent. Karena dapat digunakan untuk pengobatan Covid-19.

Hal itu disampaikan JK saat menyerahkan rehabilitasi Gedung Unit Donor Dara (UDD) dan peralatan laboratorium, serta penyerahan mobil unit transfusi darah dari Palang Merah Internasional ke PMI Sulawesi Tengah (Sulteng) di Markas PMI Sulteng, Palu, Senin (14/12/2020).

“Unit Donor Darah ini sangat dibutuhkan masyarakat. Apalagi di era pandemi ini salah satu pengobatan yang dianggap cukup ampuh yakni plasma convalescent. Itu suatu sistem yang dimana orang yang sudah sembuh dari Covid-19 diambil darahnya untuk dijadikan plasma convalescent kemudian diberikan kepada orang yang mengalami kritis akibat Covid-19. Itulah salah satu tujuan saya datang ke sini untuk bagaimana kita mendorong supaya kita semua bisa mengatasi masalah itu,” ujar JK.

Selain itu JK juga meminta para relawan PMI bersama masyarakat untuk terus berkerja keras. Untuk mengatasi Covid-19 serta bencana bencana-bencana yang terjadi di masyarakat.

Baca Juga:Ketua Komisi IX DPR RI Puji Inovasi Duta Wisata Covid-19 Sulsel

JK menekankan bahwa PMI akan selalu dibutuhkan dalam keadaan darurat. Untuk itu para relawan harus selalu siap siaga.

Untuk diketahui, Lembaga Biologi Molekuler Eijkman bersama Palang Merah Indonesia (PMI) telah melakukan kerja sama untuk menekan tingkat kematian penderita Covid-19.

Bentuk kerja sama tersebut adalah pengambilan plasma Convalescent dari pasien sembuh Covid-19 yang dilakukan oleh PMI. Kemudian diberikan kepada pasien kondisi berat.

Direktur Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Prof. Amin Soebandrio, menjelaskan plasma Convalescent diambil dari pasien yang dinyatakan sembuh sejak dua hingga empat pekan.

Durasi ini karena dianggap plasma tersebut telah mengandung antibodi sangat baik untuk menetralisir virus.

Baca Juga:Kantor Gubernur Sulsel Jadi Klaster Covid-19, Pakar Minta Nurdin Gelar WFH

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini