KPU Perlu Perbaiki, Ini Catatan Hasil Pemantauan Pilkada Makassar

KPU Makassar diminta fokus meningkatkan kapasitas Petugas KPPS

Muhammad Yunus
Kamis, 10 Desember 2020 | 16:02 WIB
KPU Perlu Perbaiki, Ini Catatan Hasil Pemantauan Pilkada Makassar
Pelaksanaan protokol kesehatan pada TPS di Lapas [Renaldi/suara.com]

SuaraSulsel.id - Lembaga Studi Kebijakan Publik (LSKP) melaporkan hasil pemantauan Pilkada Makassar. Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar 2020.

Pemantauan Pilkada Makassar dilakukan pada hari pemungutan dan penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

LSKP melakukan pemantauan dengan menggerakkan 50 Relawan di 9 Kecamatan dan tempat fasilitas publik seperti Rumah Sakit, Lembaga Pemasyarakatan, dan Balai Rehabilitasi Sosial.

Pilkada kali ini berbeda dengan pilkada sebelumnya. Karena dilakukan dalam kondisi melawan penyebaran pandemi Covid-19.

Baca Juga:Appi, Rahman, Fadli, None Terima Kemenangan Danny-Fatma Versi Hitung Cepat

Berdasarkan hasil pemantauan LSKP, pelaksanaan pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar 2020 secara umum dapat dikatakan berhasil.

"Namun ada beberapa poin penting yang ingin diberikan perhatian khusus pada pilkada kali ini," kata M. Kafrawi Saenong, Koordinator Pemantau LSKP dalam rilisnya, Kamis (10/12/2020).

Catatan ini adalah kumpulan hasil temuan relawan pemantau LSKP 2020 :

1.Logistik

-Daftar nama calon yang tidak ada dan tidak ditempel pada papan pengumuman TPS

Baca Juga:Danny-Fatma Menang, Appi-Rahman Beri Ucapan Selamat

-Daftar nama calon yang tidak ada, dan DPT yang tidak ada, dan tidak ditempel

-Kelengkapan denah TPS yang tidak terpasang

Petugas KPPS saat mencatat hasil pencoblosan di TPS 11 Desa Teluk, Rabu (9/12/2020) (Suara.com/Saepulloh).
Petugas KPPS saat mencatat hasil pencoblosan di TPS 11 Desa Teluk, Rabu (9/12/2020) (Suara.com/Saepulloh).

2.Kapasitas KPPS

-Kurang tahu pengisian formulir

-Kacaunya DPT dan jumlah surat suara yang tercoblos. Tidak memisahkan dan tidak menghitung surat suara yang sampai di TPS dan berapa yang digunakan, sehingga hasil akhirnya hasil perhitungan suara berbeda dengan absen

-TPS buka Jam 8
-Sempat terjadi kegaduhan pada TPS 28 Gunung Sari Rappocini di Lapas Kelas 1 Kota Makassar dikarenakan jumlah suara tidak sesuai dengan jumlah DPT yang melakukan Pemilihan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini