alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tak Ada Murid yang Hadir, Kisah Guru Kelas Online Ini Bikin Publik Sedih

Fitri Asta Pramesti | Hadi Mulyono Sabtu, 28 November 2020 | 10:39 WIB

Tak Ada Murid yang Hadir, Kisah Guru Kelas Online Ini Bikin Publik Sedih
Ilustrasi kelas online. (Pixabay/fancycrave1)

Dari sekian banyak muridnya yang mangkir, sebagian berdalih sedang sibuk kerja.

SuaraSulsel.id - Media sosial diramaikan dengan kisah seorang guru yang telah berupaya untuk menggelar kelas online namun tak satu pun muridnya yang berpartisipasi.

Bahkan ketika sang guru melakukan usaha ekstra dengan menghubungi siswanya satu persatu, pun tetap saja tak membuahkan hasil.

Kisah sedih sang guru pun belakangan viral di media sosial setelah dibagikan oleh akun Twitter Nuha alias @skinleas, Rabu (25/11/2020).

"Kesiannya abi, dia buat class budak budak dia sorang pun tak masuk. Sampai abi nak kena call sorang sorang, tu pun diaorang tak angkat (Kasihan abi, dia buka kelas tapi tidak ada satu siswa pun yang masuk, sampai abi harus telpon setiap murid, satu pun tidak ada yang angkat telepon)," tulisnya Nuha memulai kisahnya dalam bahasa Malaysia.

Baca Juga: Viral Pria Suka Minta Uang ke Pacar Gegara di-PHK, Kalau Ditolak Ngambek

Menurut Nuha, ayahnya yang menggelar kelas online tersebut telah menunggu dan terus menunggu sang murid melalui aplikasi Google Meet.

Kelas online yang tidak dihadiri muridnya. (Twitter/@skinleas)
Kelas online yang tidak dihadiri muridnya. (Twitter/@skinleas)

Akan tetapi, tidak ada seorang pun yang bergabung di kelasnya tersebut.

"Tengok la ni abi sorang je, class abi start 8:30 tadi now dah nak 9 lebih tapi takda siapa masuk," terang Nuha.

Kelas online yang tidak dihadiri muridnya. (Twitter/@skinleas)
Kelas online yang tidak dihadiri muridnya. (Twitter/@skinleas)

Usahanya guru tersebut berulang kali mencoba menelepon para murid satu per satu. Sayang seribu sayang, usahanya tidak membuahkan hasil karena siswanya malah mematikan ponsel.

Dari sekian banyak muridnya yang mangkir, sebagian berdalih sedang sibuk kerja.

Baca Juga: Apresiasi Tenaga Pengajar di Indonesia Timur, BCA Hadirkan Acara Inspiratif

“Mereka tahu hari ini ada kelas abi, tapi memilih mematikan telepon," imbuh Nuha dengan bahasa Melayu.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait