Ada Gumpalan Awan Kumulonimbus di Pesisir Kota Makassar, BMKG Himbau Ini

Kondisi hujan deras disertai angin kencang masih akan melanda Sulsel dalam beberapa waktu yang akan datang

Muhammad Yunus
Senin, 09 November 2020 | 18:15 WIB
Ada Gumpalan Awan Kumulonimbus di Pesisir Kota Makassar, BMKG Himbau Ini
Pemandangan langit kota Meulaboh (Twitter/masawep)

SuaraSulsel.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar memantau telah terjadi pembentukan awan kumulonimbus di pesisir Kota Makassar.

Fenomena tersebut terjadi sekitar Pukul 14.30 Wita, Senin 9 November 2020.

Prakirawan BMKG Wilayah IV Makassar Nur Asia Utami meminta warga tetap waspada. Kondisi hujan deras disertai angin kencang masih akan melanda Sulsel dalam beberapa waktu yang akan datang.

Dampak dari awan kumulonimbus ini, kata Nur Asia, menyebabkan hujan es mengguyur wilayah di Kabupaten Maros.

Baca Juga:Presiden Jokowi Dijadwalkan ke Makassar, Resmikan Dua Proyek Ini

Sejumlah warga sempat merekam fenomena terjadi hujan es di sekitar bandara lama Kabupaten Maros. Warga mengaku heran. Karena baru kali ini melihat fenomena hujan es.

Nur Asia mengatakan, hal tersebut dipengaruhi pertumbuhan awan kumulonimbus yang cukup tinggi. Dikarenakan konvektifitas atau kelabilan massa udara yang cukup tinggi.

Ia menjelaskan, fenomena hujan disertai dengan biji kristal ini umum terjadi. Apalagi di peralihan musim seperti sekarang. Karena awan terdiri dari zat padat, zat cair, dan ada juga berupa gas. Maka ketika berada di puncak, awan itu akan terbentuk kristal-kristal es.

"Itu kasusnya sering terjadi dan pengaruh dari peningkatan awan kumulonimbus di wilayah pesisir laut. Jadi arus angin mendorong kristal es itu ke bawah, sehingga massa kristal-kristal es sampai ke bumi dalam kondisi belum sempat mencair. Jadi kelihatannya seperti es," kata Nur Asia.

Ia menambahkan, pada kondisi peralihan musim kemarau ke musim hujan, udara belum stabil. Tapi karena ada dorongan angin yang kuat, sehingga proses pencampuran massa dalam awan itu tidak terjadi.

Baca Juga:Efek Sirkulasi Siklonik, Sumsel Bakal Diguyur Hujan 2 Hari Ini

Senin (9/11/2020) Pukul 14.30 Wita, terpantau pembentukan awan comulonimbus (Cb) di sekitar wilayah pesisir Makassar / [Foto : BMKG Makassar]
Senin (9/11/2020) Pukul 14.30 Wita, terpantau pembentukan awan comulonimbus (Cb) di sekitar wilayah pesisir Makassar / [Foto : BMKG Makassar]

"Awan-awan yang seharusnya segera bercampur dulu untuk jatuh ke bumi. Jadi dipaksa didorong turun. Istilahnya down draft," tambahnya.

Diketahui, fenomena hujan disertai biji kristal itu direkam oleh warga di sekitar Bandara Lama, Kabupaten Maros. Video berdurasi 2 menit 9 detik itu tersebar di media sosial.

Warga yang merekam hujan es itu pun memperlihatkan kristal-kristal es yang jatuh di depan rumahnya disertai dengan guyuran hujan deras. Sambil merekam, ia juga mengucapkan takbir dan dua kalimat syahadat.

“Ho ho.. hujan es batu. Subhanallah, aih tanda-tanda,” kata warga dalam rekaman video yang beredar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini