SuaraSulsel.id - Kasus meninggalnya Athiqotul Mahya atau biasa disapa Bunda Maya, guru mengaji di Cibinong terungkap.
Pelaku pembunuhan adalah KA, suami dari pembantu di rumah Bunda Maya.
Motif pembunuhan Bunda Maya karena pelaku sakit hati ditagih hutang. Pembunuh, KA sakit hati ditagih utang Rp 1 juta.
Sehingga Bunda Maya pun dibunuh dengan sadis.
Baca Juga:Bunda Maya Dibunuh karena Tagih Utang Rp 1 Juta ke Suami Pembantunya
Pembunuhan itu terungkap setelah mayat Bunda Maya ditemukan membusuk di dalam sumur beton rumahnya sendiri di Cibinong.
Kapolsek Cibinong Polres Bogor AKP I Kadek Vemil menuturkan, dugaan kasus ini terjadi dengan motif sakit hati.
Menurut Vemil, pembunuh masuk ke rumah korban pada Minggu (1/11/2020) malam melalui jendela.
Begitu berhasil masuk, KA kemudian menyekap mulut korban hingga terjatuh.
Selepas itu, korban dibuat tak berdaya hingga sekarat. Bunda Maya dipukul dan ditendang.
Baca Juga:Sebelum Dibuang ke Sumur, Bunda Maya Dipukul, Ditendang Hingga Gigi Copot
Dalam keadaan hidup, Bunda Maya pun dibuang ke sumur beton.
- 1
- 2