alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dapat Hidayah, Bos Judi Besar di Indonesia Bertobat dan Mau Pergi Baitullah

Muhammad Yunus Rabu, 04 November 2020 | 09:27 WIB

Dapat Hidayah, Bos Judi Besar di Indonesia Bertobat dan Mau Pergi Baitullah
Aditya Kristiawan alias Kocrit atau Pak Ko. (Solopos.com/Ponco Suseno)

Sebagai bentuk penebusan dosa, Pak Ko mengaku akan lebih giat mendalami ilmu agama Islam

SuaraSulsel.id - Lama menjadi bos judi di Klaten, Jawa Tengah. Pak Kocrit alias Pak Ko (55 tahun) akhirnya bertobat.

Bandar judi besar di Klaten ini sudah beroperasi selama 30 tahun. Dengan omzet Rp 80 juta per hari.

Dilansir dari Solopos.com, setelah hijrah dari dunia preman dan bandar judi. Pak Ko mencari uang halal. Pak Ko membuka usaha wisata dan kuliner.

Sebagai bentuk penebusan dosa, Pak Ko mengaku akan lebih giat mendalami ilmu agama Islam. Juga bertekad melaksanakan ibadah haji dan umrah tahun depan.

Baca Juga: Unggah Video tentang Maulid Nabi, Five Vi Dinasihati Warganet

Bukan dengan uang hasil judi, tapi Pak Ko akan mengumpulkan uang halal dari bisnis barunya di bidang wisata dan kuliner tersebut untuk modal naik haji dan umrah.

Di dunia premanisme dan perjudian di Klaten, nama besar Pak Ko telah berkibar sejak tahun 1990.

Saat memutuskan meninggalkan dunia hitam, Pak Ko juga berpamitan dengan teman-temannya yang masih berkecimpung di dunia premanisme dan perjudian.

Meski godaan untuk kembali ke dunia hitam itu masih ada, Pak Ko mengaku tak akan mencla-mencle dengan keputusan yang telah diambil.

Pak Ko bernama lengkap Aditya Kristiawan. Suami dari Yeni Imelda Fiatun ini saat sekarang berdomisili di Jalan Dewi Sartika, Kelurahan Klaten, Kecamatan Klaten Tengah, Klaten.

Baca Juga: Tak Butuh Dunia, Five Vi Jauhi Riba Kartu Kredit dan KPR

Sebelum menjadi bandar judi kelas kakap di Klaten, Pak Ko dikenal sebagai tukang jambret, tukang copet, dan sebutan lainnya yang kental dengan dunia kriminal.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait