alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

STAI DDI Makassar dan IAIN Sultan Amai Gorontalo Kolaborasi Gelar Seminar

Muhammad Yunus Senin, 26 Oktober 2020 | 07:52 WIB

STAI DDI Makassar dan IAIN Sultan Amai Gorontalo Kolaborasi Gelar Seminar
Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Dakwah Islam (STAI DDI) Kota Makassar kolaborasi IAIN Sultan Amai Gorontalo menggelar International Conference on Social and Humanities Approach to Islamic Studies (ICSHAIS) 2020

International Conference on Social and Humanities Approach to Islamic Studies (ICSHAIS) 2020

SuaraSulsel.id - Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Dakwah Islam (STAI DDI) Kota Makassar bekerja sama dengan IAIN Sultan Amai Gorontalo menggelar International Conference on Social and Humanities Approach to Islamic Studies (ICSHAIS) 2020.

Merupakan wadah untuk para peneliti muda. Untuk mengapresiasi dan mempresentasikan sebuah konsep pengembangan studi Islam melalui pendekatan sosial dan humaniora.

Kegiatan menghadirkan tujuh pembicara dan dilaksanakan secara daring.

Ketua STAI DDI Kota Makassar K.H. Alwi Nawawi mengatakan, kegiatan ini merupakan ajang berbagi informasi. Terkait program-program pengembangan peneliti studi Islam hingga mancanegara.

Selain STAI DDI dan IAIN Sultan Amai Gorontalo, beberapa institusi lainnya juga turut serta memberikan kontribusi ilmu dalam melancarkan kegiatan ini.

“Dalam konferens internasional ini, kita Juga menghadirkan pembicara dari beberapa universitas luar negeri. Untuk menambah wawasan pengetahuan kita," ungkap Alwi, Minggu (25/10/2020).

Muhammad Arysam, selaku panitia pelaksana mengungkapkan, para peserta sangat antusias. Terbukti dengan dibukanya 40 kelas online selama dua hari berturut-turut.

"Suatu kebanggaan tersendiri melihat antusias para peserta yang aktif mengikuti setiap sesi dengan dua workshop yang kita selenggarakan," katanya.

Pembicara antara lain Prof Antonio J. Ballin dari University of Campinas, Brazil. Prof Onder Kutlu darai Necmettin Erbakan University, Turkey. Prof Gamal Abd. Nasir Zakaria dari University Brunei Darussalam, serta beberapa pembicara dari Universitas Islam di Indonesia.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait