Pemerintah sudah meletakkan pondasi sistem infrastruktur pada beberapa penerbangan domestik yang mulai beroperasi.
"Kita juga sudah subsidi tiket ke wilayah potensi investasi termasuk ke Bandara Toraja, Luwu, dan Aroeppala," tuturnya.
Sudirman mengaku, Pemprov Sulsel memiliki berbagai inovasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi investor di Sulawesi Selatan yaitu; layanan terpadu satu pintu, pengiriman tunggal online (OSS), layanan cepat tepat dan transparan, jaminan kepastian dan keamanan bisnis, dan budaya Assauna: gotong royong, kekeluargaan, menolong alam.
"Dalam hal investasi kearifan lokal, kita juga perlu membangun karakter yang bisa maju bersama agar tidak menimbulkan adanya gesekan antara penduduk lokal dan tamu dari mancanegara. Sehingga bisa mendorong terciptanya kolaborasi yang ke depannya saling membangun dan besar bersama. Maju bersama dan berkolaborasi, bersinergi untuk sebuah kemandirian Sulawesi Selatan yang lebih baik ke depan," terangnya.
Baca Juga:Videografis: Cara Efektif Mengatur Keuangan saat Pandemi