Pesan Sederhana Anggota Komisi VII DPR RI Hadapi Pandemi: Tanam Sayur

Salah satu rangkaian kegiatan Masika Fest 2 dalam rangka Milad ke-27 Masika ICMI adalah Zoom Seminar Nasional

Muhammad Yunus
Sabtu, 17 Oktober 2020 | 17:37 WIB
Pesan Sederhana Anggota Komisi VII DPR RI Hadapi Pandemi: Tanam Sayur
Dr. Helmy Faishal Zaini, Sekjen PBNU menjadi pembicara di Zoom Seminar Nasional Masika ICMI, Sabtu 17 Oktober 2020 / Foto : Istimewa

SuaraSulsel.id - Salah satu rangkaian kegiatan Masika Fest 2 dalam rangka Milad ke-27 Masika ICMI adalah Zoom Seminar Nasional yang diadakan Sabtu 17 Oktober 2020.

Menghadirkan pembicara nasional. Kegiatan ini diberi tema membincang masa depan Indonesia pasca pandemi dari berbagai perspektif.

Hadir Prof Arif Satria membuka sesi pemaparan narasumber dengan memotivasi peserta. Bahwa untuk menuju Indonesia yang terdepan, harus dimulai dengan bermimpi.

Prof Arif yang juga Rektor Institut Pertanian Bogor menekankan agar Indonesia harus memberikan rumusan-rumusan yang terbaru. Agar tidak menjadi fast follower.

Baca Juga:Covid-19: China Cuma Butuh 4 Hari untuk Tes 11 Juta Penduduk di Qingdao

“Kita bisa menciptakan banyak hal jika kita jujur dan bekerjasama, kerangka eksekusi kita harus bagus dan pasti bisa bersaing dengan Jepang dan Amerika, ini didukung oleh sumber daya alam kita yang luar biasa,” lanjutnya.

Anggota Komisi VII DPR RI Andi Yuliani Paris menyampaikan, pentingnya integrasi digital untuk ditingkatkan, kolaborasi dan berbagi data sains.

Untuk mendorong inovasi penanganan pandemi ke depan. Bukan cuma covid-19 saja.

“Jangan sampai pandemi membuat kita tergantung pada negara luar, kita juga harus berhati-hati terhadap dampak PSBB yang bisa memutus dan melumpuhkan ekonomi. Inovasi harus meningkat,” kata Yuliani.

Masika ICMI diminta rutin melatih kewirausahaan di kalangan anak muda. Sebagai upaya meningkatkan UKM di tingkat anak muda.

Baca Juga:Centeng Tanah di Tangerang Cabuli Gadis Saat Ulang Tahun Segera Ditangkap

"Misalnya dengan Masika mendorong program untuk menanam sayur," katanya.

Peneliti INDEF Media Wahyudi Askar dengan bahasan jalan terjal penanganan Covid-19 perspektif ekonomi, menyajikan data-data dan juga catatan kritis penanganan Covid-19.

Salah satunya, peningkatan jumlah penduduk miskin 2020 tidak diimbangi dengan peningkatan dana bantuan perlindungan sosial.

Jangkauan dari program perlindungan sosial di Indonesia pada saat Covid-19 adalah 110,60%

Masih dibawah rata-rata negara lain di dunia dengan standar global 244%.

Diskusi dipandu langsung oleh Anshar Aminullah Peneliti dari ISS yang juga akademisi UIT.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini