Alasan Brigade Muslim Indonesia Bubarkan dan Tangkap Peserta Aksi Kamisan

Ingin membantu kepolisian dalam menyelidiki kasus pembakaran videotron di depan Kantor Gubernur Sulsel

Muhammad Yunus
Jum'at, 16 Oktober 2020 | 05:22 WIB
Alasan Brigade Muslim Indonesia Bubarkan dan Tangkap Peserta Aksi Kamisan
Peserta Aksi Kamisan Santuy di depan Kampus UMI Makassar ditangkap dan dibawa ke Polrestabes Makassar, Kamis (15/10/2020) / Foto : Istimewa

Sejumlah pengunjuk rasa yang ingin menyampaikan aspirasi dibubarkan dan ditangkap oleh anggota organisasi masyarakat.

Dalam video yang diunggah oleh akun twitter @AnugrahBadai, terlihat dengan jelas ada dua orang peserta aksi ditangkap oleh sekelompok orang di pinggir jalan.

Setelah tertangkap, kedua peserta aksi tersebut kemudian dibawa pergi menggunakan sepeda motor.

"Polisi, naik mako. Awas-awas, jangan ada yang dipukul," kata salah seorang yang berada di dalam video saat kedua peserta aksi akan dibawa pergi.

Baca Juga:Bertahan Hingga Malam di Gedung DPRD Kalsel, Mahasiswa Minta Jokowi Datang

Sementara, pemilik akun @AnugrahBadai yang mengunggah video tersebut mengatakan, kejadian itu terjadi saat peserta aksi dari Aliansi Pro Demokrasi yang tergabung dari gabungan mahasiswa Makassar.

Berencana melakukan aksi Kamisan Santuy di depan UMI Makassar. Aksi disebut akan mengangkat isu HAM dan demokrasi yang direpresi. Serta tuntutan mencabut Omnibus Law.

Namun sebelum menyampaikan aspirasi, dua peserta aksi ditangkap oleh anggota ormas yang diduga berasal dari Brigade Muslim Indonesia (BMI).

"Alerta. Dua kawan kami diculik Ormas. Sebelum aksi kamisan depan kampus UMI, massa aksi dibubarkan Ormas. Mari bersolidaritas," kata pemilik akun dalam caption video yang diunggahnya tersebut.

Baca Juga:Ditangkap Polisi karena Dugaan Sebar Hoaks, ASN di Banjarbaru Sampaikan Ini

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini