alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Heboh Vaksin Haram Dari China, Ma'ruf Amin: Tidak Masalah Tidak Halal

Muhammad Yunus Senin, 05 Oktober 2020 | 05:32 WIB

Heboh Vaksin Haram Dari China, Ma'ruf Amin: Tidak Masalah Tidak Halal
Wapres Maruf Amin saat berpidato dalam acara Hari Anti Narkotika Internasional secara virtual. (Keterangan Foto: Dokumentasi KIP Setwapres).

Wakil Presiden Maruf Amin bertemu dengan Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menkes Terawan Agus Putranto, serta pihak Biofarma

SuaraSulsel.id - Sebagai upaya penanggulangan dampak pandemi Covid-19, semua pihak terutama pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo tengah menunggu vaksin ditemukan.

Jum'at (02/10/2020) kemarin, Wakil Presiden Maruf Amin bertemu dengan Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menkes Terawan Agus Putranto, serta pihak Biofarma di rumah dinasnya.

Dalam pertemuan itu, Luhut menyampaikan perkembangan vaksin corona yang rencananya akan didatangkan dari China pada bulan November mendatang.

Luhut juga sempat menyinggung soal kehalalan vaksin corona, apakah bisa digunakan atau tidak.

Baca Juga: Unggah Kolase Kakek Sugiono - Maruf, Sulaiman Kesal Pernyataan Soal K-Pop

Berdasarkan keterangan dari Jubir Wapres, Masduki Baidlowi, Wapres Maruf Amin meminta agar kehalalan vaksin menjadi perhatian.

Akan tetapi, Maruf Amin mengaku tidak masalah jika vaksin tidak halal mengingat kondisi darurat saat pandemi seperti sekarang ini.

"Jadi Wapres menjelaskan dua hal. Vaksin itu kalau halal ya bagus, enggak ada problem. Tetapi kalau misalnya tidak halal tidak masalah karena itu dalam kondisi darurat," ujar Masduki dalam wawancara di Kompas TV.

Masduki menambahkan, meski vaksin itu ada kemungkinan untuk tidak halal, tetapi masih bisa dipakai.

Lebih dari itu, lanjut Masduki, Maruf Amin meminta pihak MUI untuk ikut tim terkait berkunjung ke China sehingga bisa memastikan langsung kehalalan vaksin tersebut.

Baca Juga: Maruf Amin Tak Masalah Disandingkan Foto Bintang Porno, Tapi Umatnya Marah

"Sehingga prosesnya akan diverifikasi sejak awal. MUI akan melibatkan tim fatwa yang akan memverifikasi kehalalannya. Meski tidak akan jadi hambatan, karena kalau halal alhamdulillah, kalau nggak halal nggak masalah," sambung Masduki.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait