Seragam Satpam Mirip Polisi, Bagaimana Cara Membedakannya?

Seragam Satpam akan serupa dengan seragam kepolisian. Lengkap dengan pangkat.

Muhammad Yunus
Selasa, 15 September 2020 | 17:49 WIB
Seragam Satpam Mirip Polisi, Bagaimana Cara Membedakannya?
Kapolri Jenderal Tito Karnavian menghadiri peringatan HUT ke-36 Satuan Pengamanan (Satpam) di lapangan Silang Monas, Jakarta, Sabtu (14/1).

SuaraSulsel.id - Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis menginstruksikan perubahan seragam Satuan Pengamanan atau Satpam menjadi warna cokelat muda.

Seragam Satpam nantinya akan serupa dengan seragam kepolisian. Lengkap dengan pangkat.

Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Awi Setiyono mengatakan, perubahan seragam Satpam itu diatur dalam Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pengaman Swakarsa.

"Ada perubahan warna seragam Satpam. Jadi terdapat lima jenis pakaian dinas anggota Satpam disertai dengan pangkatnya," kata Awi di Mabes Polri, Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (14/9/2020).

Baca Juga:Satpam Cover Dance Lagu Dynamite Milik BTS, Warganet: Idaman

Awi merincikan lima jenis seragam Satpam tersebut, yakni Pakaian Dinas Harian (PDH), Pakaian Dinas Lapangan Khusus (PDL Sus), Pakaian Dinas Lapangan Satu (PDL Satu), Pakaian Sipil Harian (PSH), dan Pakaian Sipil Lengkap (PSL).

Sementara itu, Awi menjelaskan filosofi warna cokelat muda pada baju dan warna cokelat tua pada celana seragam Satpam.

Menurut dia, warna tersebut identik dengan warna tanah atau bumi, kayu dan batu yang merupakan warna alami.

"Cokelat merupakan warna netral yang melambangkan kebersahajaan pondasi, stabilitas, kehangatan, rasa aman dan nyaman serta rasa percaya keanggunan, ketabahan dan kejujuran," ujarnya.

Selain itu, juga dapat menumbuhkan rasa kebanggaan bagi personel Satpam sebagai pengemban fungsi Kepolisian terbatas.

Baca Juga:Gegara Sering Datang, Kucing Ini Diangkat Jadi Satpam Rumah Sakit

"Memuliakan profesi Satpam, dan menambah penggelaran fungsi kepolisian di tengah-tengah masyarakat," pungkasnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini