"Kalau kami senang, artinya anak-anak daerah sudah mau sekali, ya kita mendukung. Tapi dengan satu syarat, keselamatan anak yang harus kita utamakan dengan kesehatan," kata dia.
"Jangan sampai kita mengiyakan keinginan anak-anak ini, tetapi tidak siap semua," Hery menambahkan.
Hery mengaku belum dapat memastikan persoalan yang dihadapi siswa yang berunjuk rasa. Sehingga menuntut pembelajaran secara tatap muka di sekolah dilakukan.
"Saya cuma tahunya bahwa mereka kepengen tatap muka, salah satunya mungkin tidak punya fasilitas daring, segala macam. Jenuh juga bisa. Mungkin itu," katanya.
Baca Juga:Pilkada Makassar Ternoda Rasisme, Beredar Video Warga Singgung Ini
Kontributor : Muhammad Aidil