Muhammad Yunus
Minggu, 08 November 2026 | 12:15 WIB
Ilustrasi bentrokan massa
Baca 10 detik
  • Wali Kota Palu meminta kepolisian mengusut tuntas kerusuhan berdarah antara warga Tatura dan Nunu pada 28 Oktober 2026.
  • Pemerintah Kota Palu mengimbau warga agar tidak mudah terprovokasi dan bersama-sama menjaga keamanan serta ketertiban lingkungan.
  • Pemerintah daerah menyiapkan pendampingan hukum serta pendekatan keadilan restoratif bagi warga yang menjadi saksi pemeriksaan kepolisian.

Sebelumnya, kerusuhan antara warga Kelurahan Tatura dan Nunu terjadi pada Rabu (28/10/2026) dan mengakibatkan korban jiwa.

Hingga kini, kepolisian masih menyiagakan personel keamanan di kedua wilayah tersebut.

Posko pengamanan juga didirikan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas dan menjaga situasi tetap kondusif.

Load More