Muhammad Yunus
Minggu, 08 November 2026 | 09:07 WIB
porprov sulsel
Baca 10 detik
  • Gubernur Andi Sudirman Sulaiman membuka PORPROV XVIII Sulawesi Selatan 2026 di Kabupaten Bone pada Sabtu, 7 November 2026.
  • Kompetisi olahraga tersebut melibatkan 5.000 atlet dari 24 kabupaten atau kota yang bertanding pada 45 cabang olahraga.
  • Penyelenggaraan ajang olahraga tingkat provinsi ini bertujuan menjaring bibit atlet potensial sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.

SuaraSulsel.id - Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, resmi membuka Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Sulawesi Selatan XVIII Tahun 2026 di Stadion La Patau, Kabupaten Bone, Sabtu (7/11/2026).

Ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut berlangsung pada 7-14 November 2026 dengan Kabupaten Bone dan Kabupaten Wajo sebagai tuan rumah.

Sebanyak 24 kontingen kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan ambil bagian dalam kompetisi ini.

PORPROV XVIII mempertandingkan 45 cabang olahraga (cabor), terdiri atas 24 cabor di Kabupaten Bone dan 21 cabor di Kabupaten Wajo.

Jumlah atlet yang mengikuti ajang ini diperkirakan mencapai 5.000 orang.

Pembukaan PORPROV diawali dengan parade defile kontingen dari 24 kabupaten/kota. Masing-masing kontingen menampilkan maskot dan seragam khas daerah yang dipimpin langsung oleh bupati atau wali kota.

Dalam sambutannya, Andi Sudirman mengatakan PORPROV bukan sekadar kompetisi untuk memperebutkan medali.

Lebih dari itu, ajang ini menjadi momentum memperkuat pembinaan sekaligus menjaring bibit-bibit atlet potensial Sulawesi Selatan.

Menurutnya, PORPROV merupakan bagian penting dari evaluasi pembinaan atlet secara berjenjang untuk mempersiapkan mereka menghadapi kompetisi di tingkat nasional hingga internasional.

Baca Juga: Buruh Sulsel Tuntut UMP 2027 Naik 9,5 Persen

“Mari meriahkan dan kemudian melihat bagaimana atlet kita sekitar 5 ribuan orang akan bertanding untuk 45 cabang olahraga.

Semoga kita dapat melahirkan generasi-generasi untuk kemudian bisa bertanding di level olahraga nasional,” ujarnya.

Ia menegaskan, prestasi olahraga tidak bisa dibangun secara instan. Dibutuhkan pembinaan yang terencana, konsisten, dan berkelanjutan, dengan dukungan pelatih berkualitas, organisasi olahraga yang kuat, fasilitas memadai, serta sinergi seluruh pemangku kepentingan.

Andi Sudirman berharap PORPROV XVIII mampu melahirkan lebih banyak atlet potensial yang nantinya memperkuat kontingen Sulawesi Selatan dalam berbagai kejuaraan nasional, Asia, hingga internasional.

Ia juga mengingatkan seluruh atlet, pelatih, ofisial, wasit, dan dewan juri untuk menjunjung tinggi sportivitas, integritas, serta profesionalisme selama pertandingan berlangsung.

Di sisi lain, Gubernur menilai penyelenggaraan PORPROV di Bone dan Wajo turut memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah.

Load More