- Pada 1981, Jenderal M. Jusuf menggunakan pesawat Hercules TNI-AU untuk mewujudkan kemanunggalan ABRI dengan rakyat di berbagai daerah.
- Sebagai Menteri Pertahanan dan Keamanan, ia merombak asrama prajurit, menaikkan uang lauk-pauk, serta meningkatkan kesejahteraan tentara.
- Pemerintah mengesahkan Jenderal M. Jusuf sebagai Pahlawan Nasional yang akan menerima gelar di Istana Negara pada November 2026.
Jusuf menjawab keraguan itu lewat tindakan. Langkah pertamanya setelah dilantik adalah memperbaiki dan merombak asrama prajurit yang rusak, terutama di pelosok.
Ia tak tega melihat prajurit tinggal di bangunan yang bocor kala hujan dan terik kala panas. Keluarga prajurit pun belum menikmati lampu listrik di malam hari, padahal Indonesia sudah puluhan tahun merdeka.
Uang lauk-pauk dinaikkan tiga kali lipat. Kaus kaki, sepatu, pakaian, hingga persenjataan diperbaiki setahap demi setahap.
Ia juga berpesan kepada prajurit di mana pun bertugas agar tak menyakiti hati rakyat, sebab TNI berasal dari rakyat.
Kesederhanaan itu ia berlakukan ke dalam. Markas TNI tak boleh dibangun dengan pendingin ruangan, apalagi permadani.
Pejabat yang berkunjung ke daerah tak boleh dikawal khusus kecuali Presiden dan Wakil Presiden.
Prajurit dilarang merokok karena tak sehat dan mahal. Jusuf sendiri tak merokok, rajin berolahraga di sekitar rumah dan dikenal tekun beribadah.
Rumah Tanpa Pengawal
Ia juga menolak diwawancarai. Menurut catatan yang beredar, bukan karena tak suka wartawan, melainkan karena tak mau tampil seolah dirinya yang paling berjasa bagi negara.
Baca Juga: Hari Pahlawan 2026, Cucu Bau Massepe Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan
Istrinya pun enggan diwawancarai dan tak punya ajudan, bebas berbelanja ke pasar tradisional tanpa pengawalan.
Rumah dinas tak dijaga. Ajudan hanya bertugas pada jam kantor, selebihnya Jusuf mengurus keperluannya sendiri.
Pasangan ini pernah dikaruniai seorang putra yang meninggal pada usia delapan tahun.
Dari kebiasaan inilah muncul kisah pohon hias.
Suatu hari tanaman kesayangannya di halaman rumah lenyap. Sang ajudan kelimpungan karena dimarahi panglimanya.
Ia bingung menjawab, sebab Jusuf sendiri yang tak mau rumahnya dikawal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Jenderal yang Menanggalkan Gelar Andi, Kini Bergelar Pahlawan Nasional
-
5.000 Atlet Siap Bertanding di Bone dan Wajo
-
Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan
-
Nusron Wahid Masih Bisa ke Luar Negeri, KPK Pertimbangkan Statusnya sebagai Menteri
-
Ini Syarat Anak Disabilitas Masuk Sekolah Rakyat