Muhammad Yunus
Rabu, 04 November 2026 | 09:46 WIB
Kerumunan orang di lokasi PETI Desa Dongi-Dongi, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso pada peristiwa longsor yang menimpa sejumlah orang, Senin (2/11/2026) malam [SuaraSulsel.id/ANTARA/HO-dokumentasi warga]
Baca 10 detik
  • Dua orang dilaporkan tertimbun tanah longsor di lokasi tambang ilegal Desa Dongi-Dongi pada Senin malam.
  • Polisi bersama warga masih melakukan pencarian korban serta menelusuri pihak yang terlibat aktivitas pertambangan tersebut.
  • DPRD Poso mendesak pemerintah dan penegak hukum melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tambang ilegal.

Safri meminta aparat penegak hukum tidak hanya menindak pekerja di lapangan, tetapi juga mengungkap pihak-pihak yang diduga berada di balik aktivitas pertambangan ilegal tersebut.

“Jangan sampai pemerintah baru bertindak saat ada longsor dan korban, lalu beberapa waktu kemudian aktivitas tambang berjalan lagi. Kalau ilegal, tindakannya harus jelas, konsisten, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Load More