- Sebanyak 53 calon jemaah umrah Sulawesi Selatan gagal berangkat dari bandara Makassar pada 12 Oktober 2026.
- Pembatalan terjadi karena penundaan penerbangan Malaysia Airlines akibat serangan dan eskalasi keamanan di Arab Saudi.
- Kemenhaj Sulsel meminta pihak biro perjalanan agar memprioritaskan keselamatan jemaah di tengah situasi keamanan tersebut.
SuaraSulsel.id - Sebanyak 53 calon jemaah umrah dari Sulawesi Selatan tertahan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Senin, 12 Oktober 2026.
Mereka gagal berangkat setelah penerbangan lanjutan Malaysia Airlines rute Kuala Lumpur-Madinah dibatalkan. Serangan di Arab Saudi yang berdampak pada operasional Bandara Riyadh membuat maskapai menunda penerbangan.
Puluhan calon jemaah tersebut berasal dari biro perjalanan PT Mudah Menuju Baitullah. Mereka sedianya terbang dari Makassar menuju Kuala Lumpur menggunakan Malaysia Airlines MH846 sebelum melanjutkan perjalanan ke Madinah dengan penerbangan MH158.
Namun, rencana perjalanan itu harus tertunda setelah penerbangan lanjutan menuju Madinah dibatalkan. Akibatnya, para jemaah tidak diberangkatkan dari Makassar sesuai jadwal.
Branch Communication & CSR Department Head PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Bandara Sultan Hasanuddin, Citra Mahesa Nusantara menjelaskan bahwa penerbangan Malaysia Airlines MH846 rute Makassar-Kuala Lumpur tetap beroperasi pada hari tersebut.
Pesawat itu mengangkut 30 penumpang reguler. Sementara itu 53 calon jemaah umrah yang semula direncanakan ikut dalam perjalanan tidak diberangkatkan karena pembatalan penerbangan lanjutan.
"Dengan demikian dari total 83 penumpang yang direncanakan melakukan perjalanan hanya 30 penumpang reguler yang diberangkatkan menuju Kuala Lumpur, sedangkan 53 calon jemaah umrah mengalami penundaan keberangkatan," jelas Citra.
Ia menegaskan pada Senin, 12 Oktober 2026 tidak terdapat penerbangan langsung dari Bandara Sultan Hasanuddin menuju Madinah maupun Jeddah.
Manajemen bandara terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan maskapai penerbangan serta pemangku kepentingan terkait untuk mengantisipasi dampak terhadap operasional penerbangan.
Baca Juga: Bandara Riyadh Diserang, Bagaimana Nasib Jemaah Umrah asal Makassar?
General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Ruly Artha mengatakan pihaknya memahami kekhawatiran calon jemaah umrah beserta keluarga di tengah situasi keamanan yang berkembang di kawasan Timur Tengah.
"Kami terus mencermati perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah dan memahami bahwa kondisi ini dapat menimbulkan kekhawatiran bagi calon jemaah umrah beserta keluarga yang sedang menantikan perjalanan ibadah ke Tanah Suci," ujarnya.
Pihak bandara mengimbau calon jemaah dan keluarga untuk terus berkomunikasi dengan maskapai serta Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) masing-masing guna memperoleh informasi terbaru mengenai jadwal keberangkatan dan ketentuan perjalanan.
Kemenhaj Sulsel Minta Travel Utamakan Keselamatan
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulsel, Ikbal Ismail mengaku telah menerima laporan mengenai penundaan keberangkatan calon jemaah umrah dari Makassar.
Ikbal mengatakan penundaan tersebut berkaitan dengan meningkatnya eskalasi politik dan keamanan di kawasan Timur Tengah, termasuk situasi yang melibatkan kelompok Houthi dan Arab Saudi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
53 Jemaah Umrah Tertahan di Bandara Sultan Hasanuddin Akibat Serangan di Arab Saudi
-
Penyelundupan Kuda Laut Kering Tujuan Kendari Terbongkar
-
Syahrir: Penutupan Ekspor Benih Lobster Tak Cukup Hentikan Penyelundupan
-
Bandara Riyadh Diserang, Bagaimana Nasib Jemaah Umrah asal Makassar?
-
Menko Dudung Perintahkan Penangkapan Pemodal Penyelundupan Benih Lobster