- Pengemudi ojol bernama Muhammad Alfiansyah Syahrul ditikam juru parkir di Jalan Mawas Makassar, Sabtu (19/9/2026).
- Korban menderita luka tusuk di lengan kiri dan harus menerima 12 jahitan akibat insiden tersebut.
- Perumda Parkir Makassar Raya resmi mensterilkan Jalan Mawas dari seluruh aktivitas parkir setelah kejadian itu.
SuaraSulsel.id - Seorang pengemudi ojek online (ojol), Muhammad Alfiansyah Syahrul (29) menjadi korban penikaman oleh seorang juru parkir (jukir) di Kota Makassar.
Penikaman terjadi setelah korban terlibat cekcok dengan terduga pelaku terkait persoalan parkir di Jalan Mawas, tepat di samping Mal Ratu Indah (MaRI), Mamajang Makassar, Sabtu (19/9/2026) malam.
Akibat kejadian tersebut, Alfiansyah mengalami luka pada bagian lengan kirinya. Korban kini mendapat perawatan medis dan harus menerima 12 jahitan akibat luka tikaman.
"Korban terkena benda tajam di bagian lengan dan mendapat 12 jahitan. (Luka) di lengan bawah," kata Kapolsek Mamajang AKP Tri Husada Wahyu Andromeda, Minggu (20/9/2026).
Insiden bermula ketika korban memarkir kendaraannya di lokasi tersebut. Korban disebut telah membayar uang parkir sebesar Rp10 ribu, namun kemudian diminta meninggalkan lokasi.
Permintaan tersebut membuat korban dan tukang parkir tersebut terlibat cekcok. Situasi kemudian memanas hingga terduga pelaku memanggil sejumlah rekannya.
"Driver ojol yang korban ini merasa sudah membayar sebesar Rp10 ribu, tetapi diusir. Karena ojol ini ada perlawanan, akhirnya jukir ini memanggil teman-temannya. Terjadilah penganiayaan," ujar Tri.
Dalam keributan tersebut, korban kemudian mengalami luka akibat tusukan benda tajam di bagian lengan. Setelah kejadian, korban dilarikan untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara terduga pelaku langsung meninggalkan lokasi dan hingga kini masih dalam pencarian polisi.
Setelah kejadian itu, ratusan pengendara ojol kemudian mendatangi lokasi kejadian dan juga Kantor Polsek Mamajang.
Tri mengatakan polisi juga telah melakukan penyisiran ke sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat keberadaan terduga pelaku. Petugas bahkan mendatangi rumah pribadi, rumah orang tua, hingga rumah mertuanya.
"Pelakunya belum kita temukan. Melarikan diri usai kejadian," katanya.
Polisi kini masih mengembangkan kasus tersebut. Sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian juga dimintai keterangan untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa yang terjadi.
"Sekarang sedang kita kembangkan lagi, kita selidiki. Kita tetapkan sementara ini terduga pelaku, kita cari saksi-saksi yang ada di TKP," ujar Tri.
Massa Geruduk Polsek Mamajang
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Cekcok soal Parkir Rp10 Ribu, Ojol Ditikam Jukir di Samping Mal Ratu Indah
-
Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Pompa Ponton Atasi Kekeringan di Musim Tanam Sela
-
Borong Dua Penghargaan Kemendagri, Gubernur Sulsel Bawa Pulang Insentif Miliaran Rupiah
-
JATAM Gugat Gubernur, Kapolda, dan Bupati Parigi Moutong Terkait Tambang Emas
-
Antrean BBM Mengular di Kendari, Pertamina Tambah Pasokan Hingga 59 Persen