Ilustrasi ASN sedang melihat ponsel [Dok Suara.com/AI]
Baca 10 detik
- Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan menemukan sekitar 1.900 pegawai Kementerian Sosial terindikasi judi online.
- Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan Kementerian Sosial sedang mencocokkan bukti transaksi dengan identitas pegawai bersangkutan.
- Kementerian Sosial mencatat sekitar 1,4 juta penerima bantuan sosial juga terindikasi memiliki keterkaitan aktivitas judi online.
Lebih dari 1 juta di antaranya, kata dia, justru berkaitan dengan penggunaan identitas atau akses yang dilakukan oleh anak, cucu, maupun anggota keluarga penerima bansos.
Temuan itu menunjukkan bahwa verifikasi data bansos masih menghadapi persoalan kompleks, termasuk ketika identitas penerima digunakan pihak lain.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
- Ayahnya Dicopot dari Menkeu, Anak Purbaya Singgung Bawahan Korup: Pensiun Aja dari Politik
Pilihan
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
Terkini
-
Ahmad Ali: Gelombang Besar Menuju Kemenangan PSI 2029 Dimulai dari Sulteng
-
KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
-
Stadion Sudiang Makassar Disegel, Pembangunan Tribun Selatan Lumpuh!
-
29 ASN Kemensos di Sulsel Masuk Daftar PPATK Terindikasi Judi Online
-
Pemprov Sulsel Minta Kemensos Buka Data Judi Online: Jangan Jadikan Rakyat Korban