- Pesawat TNI AL Casa mengalami ban pecah saat mendarat di Makassar pada Selasa, 25 Agustus 2026.
- Tiga kru pesawat TNI AL tersebut berhasil selamat tanpa mengalami cedera dalam insiden pendaratan darurat tersebut.
- Pesawat Sukhoi TNI AU juga keluar landasan di bandara sama akibat kendala pengereman pada Senin, 24 Agustus 2026.
SuaraSulsel.id - Tiga kru pesawat udara TNI Angkatan Lawut (AL) jenis Casa milik Puspenerbal dinyatakan selamat usai mengalami insiden saat pendaratan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan
"Ketiga kru selamat tanpa cedera," kata Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut (Puspenerbal) Letkol Laut Eko Hadi Setyawan melalui siaran persnya diterima, di Makassar, Rabu 26 Agustus 2026.
Pesawat udara TNI AL jenis NC 212-200 Aviocar dengan nomor ekor U-6215 dari Skuadron Udara 600 Wing Udara 2 Puspenerbal ditumpangi tiga anggota TNI AL.
Pesawat mengalami kendala teknis saat mendarat keluar dari landasan pacu atau runway 03-12 Utara Selatan sejauh 26,2 meter di bandara setempat. Insiden tersebut terjadi pada Selasa (25/8) sekitar pukul 11.21 WITA.
"Pesawat melangsungkan pendaratan di Runway 03 Bandara Sultan Hasanuddin. Sesaat setelah menyentuh landasan dan melakukan landing roll, ban utama sebelah kanan mengalami kempis atau pecah," ujarnya.
Kondisi ban tersebut, kata Letkol Eko, menyebabkan pesawat mengalami pergerakan menyimpang ke arah kanan hingga keluar dari tepi landasan bandara setempat.
Merespons kondisi darurat tersebut, awak pesawat dipimpin Kapten Laut (P) Galih bersama Kapten Laut (P) Nova dan Letda Laut (P) Rendy langsung menjalankan standar keselamatan, berupa emergency cut engine sesuai SOP untuk meminimalkan risiko lebih lanjut.
Tim di lapangan telah mengamankan lokasi, serta berkoordinasi dengan Lanud Sultan Hasanuddin dan pengelola bandara, serta melakukan penggantian ban hingga mengevakuasi pesawat ke Apron Lanud Hasanuddin. Pemeriksaan teknis telah dilakukan.
Sehari sebelumnya, Pesawat tempur Sukhoi Su-30 MK2 juga mengalami insiden serupa keluar dari landasan pacu atau runway 13 (13-21) saat mendarat di Bandara Sultann Hasanuddin pada Senin, 24 Agustus 2026.
Baca Juga: Kondisi Terkini Landasan Pacu Bandara Sultan Hasanuddin Pasca Evakuasi 2 Pesawat TNI
"Pesawat dan seluruh awak dalam kondisi aman. Selanjutnya, pesawat ditarik menuju hanggar perawatan untuk dilakukan pemeriksaan dan disiapkan untuk melaksanakan test berikutnya," ujarnya Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma TNI I Nyoman Suadnyana melalui siaran persnya diterima di Makassar, Senin.
Ia membenarkan telah terjadi insiden dalam rangkaian test flight pesawat tempur Sukhoi Su-30 MK2, setelah menyelesaikan overhaul atau pemeliharaan tingkat berat.
Dalam rangkaian test flight tersebut, kata dia, pesawat melaksanakan tahapan pemeriksaan berupa simulasi take off di landasan. Saat melaksanakan simulasi take off dan ketika dilakukan pengereman.
"Terjadi kendala teknis pada sistem pengereman yang tidak berfungsi secara maksimal, dan berakibat pesawat keluar 30 meter dari batas ujung landasan," paparnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
BRI dan Pemprov Maluku Utara Kolaborasi Perkuat UMKM dan Ekonomi Desa
-
Pesawat TNI AL Keluar Jalur, Tiga Prajurit Lolos dari Maut
-
Detik-detik Banjir Bandang Terjang Parigi Moutong: Puluhan Rumah Tertimbun Lumpur
-
11 Daerah di Sulawesi Tenggara Resmi Status Siaga Kekeringan, Ribuan Hektare Sawah Terancam Puso
-
Polisi Jabar Obrak-abrik 'Passobis' di Sulsel, Begini Respons Ustadz Das'ad Latif