- Seorang ASN berinisial DN mengamuk dan menyerang warga di Bone pada Senin, 17 Agustus 2026.
- DN melakukan tindakan tersebut setelah menjalani ritual di sungai dan mengaku sebagai Raja Bone Arung Palakka.
- Kasus berakhir damai dan DN langsung diserahkan kepada pihak keluarganya tanpa proses hukum lanjutan.
"Warga yang kena pukul juga tidak mempermasalahkan karena merasa ini gangguan setelah ritual di Cina," katanya.
DN diketahui merupakan ASN yang berdomisili di Desa Parippung, Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone.
Menurut Rusdi, DN tidak memiliki riwayat gangguan jiwa. Polisi menyebut perubahan perilaku tersebut terjadi setelah DN menjalankan ritual, yang oleh pihak terkait dikaitkan dengan kondisi kerasukan.
"Tidak ada riwayat gangguan jiwa," ujar Rusdi.
Setelah kejadian, DN telah dibawa pulang oleh keluarganya. Tidak ada laporan lanjutan dari warga yang terlibat dalam kejadian tersebut.
Nama Arung Palakka yang disebut DN pun memiliki tempat tersendiri dalam sejarah Bone.
Arung Palakka merupakan Raja Bone ke-15 yang memerintah pada 1672 hingga 1696. Ia dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah Bugis dan Kerajaan Bone.
Arung Palakka tercatat memimpin perlawanan terhadap dominasi Kesultanan Gowa atas Bone. Dalam perjuangannya, ia bersekutu dengan VOC dalam Perang Makassar yang berlangsung pada 1666 hingga 1669.
Persekutuan tersebut kemudian membantu Arung Palakka mengembalikan kekuasaan Kerajaan Bone. Namanya pun hingga kini melekat kuat dalam sejarah dan ingatan masyarakat Bone.
Baca Juga: Hari Pramuka ke-65, Gubernur Sulsel dan Mentan RI Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat di Bone
Polisi memastikan persoalan tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan. DN juga telah dibawa pulang oleh keluarganya.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Ritual Berujung Petaka di Bone: ASN Ngamuk Ngaku Arung Palakka Terpaksa Diikat di Pohon
-
53 Titik Api Kepung Sulawesi Selatan, Kebakaran di Gowa hingga Enrekang
-
Deg-degan! Momen TNI AU Paksa Pesawat Asing Turun di Makassar, Ternyata Angkut Ini
-
Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo Raih Rekor MURI
-
Ganti Rugi Lahan Stadion Sudiang Rp18 Miliar Belum Dianggarkan