- Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan belum melunasi ganti rugi lahan proyek Stadion Sudiang senilai Rp18 miliar.
- Protes warga atas sengketa lahan tersebut sempat menghentikan pekerjaan konstruksi tribun selatan oleh kontraktor di Makassar.
- DPRD Sulawesi Selatan mendesak pemerintah segera menyelesaikan masalah tanah agar pembangunan stadion berjalan lancar.
SuaraSulsel.id - Pembangunan Stadion Sudiang di Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar belum sepenuhnya lepas dari persoalan lahan.
Di tengah pekerjaan konstruksi yang terus berjalan, masih terdapat bidang tanah yang status pembayarannya belum diselesaikan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Pemprov Sulsel bahkan belum mengalokasikan anggaran untuk pembayaran ganti rugi lahan senilai sekitar Rp18 miliar, meski perkara terkait lahan tersebut telah memiliki putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap atau inkrah.
Persoalan itu berpotensi menjadi ganjalan baru bagi pembangunan stadion Sudiang yang dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sulsel, Reza Faisal Saleh mengatakan pemerintah provinsi masih mengkaji mekanisme penyelesaian pembayaran lahan tersebut.
"Masih sementara kita kaji, nanti kita lihat karena masih dalam pembahasan" kata Reza, Rabu, 19 Agustus 2026.
Kata Reza, pemerintah perlu mencermati kembali status dan dokumen lahan sebelum mengalokasikan anggaran.
Salah satu pertimbangannya adalah bidang tanah yang menjadi objek persoalan tersebut saat ini tercatat telah memiliki sertifikat atas nama Pemprov Sulsel.
"Kan kita melihat sementara itu sudah bersertifikat Pemprov," ujarnya.
Baca Juga: Naik Hercules TNI AU, 30 Ton Bantuan Pemprov Sulsel Meluncur ke Titik Gempa NTT
Karena masih dalam tahap kajian, pembayaran ganti rugi sebesar Rp18 miliar tersebut belum masuk dalam APBD Sulsel 2026.
Begitu pula ketika ditanya mengenai kemungkinan pembayaran melalui APBD Perubahan 2026, Reza belum memberikan kepastian.
Ia mengatakan pemerintah masih menunggu hasil pembahasan dan kajian lebih lanjut.
"Nanti kita lihat," katanya.
Situasi tersebut membuat persoalan lahan Stadion Sudiang belum sepenuhnya selesai meski proses hukum atas sengketa tersebut telah mencapai tahap akhir.
Sebelumnya, persoalan lahan bahkan sempat berdampak langsung terhadap pengerjaan stadion.
Berita Terkait
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
Appi Beri Peringatan Camat-Lurah: Tinggalkan Kebiasaan Santai, Tak Boleh Kerja Seremoni
-
Hore! Pemprov Sulsel Beri Diskon 50% Pajak Kendaraan dan Bebas Denda, Cek Syaratnya
-
Pemuda Makassar Tewas Diduga Dikeroyok 20 Pelajar SMP
-
BRI Gandeng KPK Cetak Penyuluh Antikorupsi Lewat PELOPOR 2026
-
Blunder Fatal PT Pos Indonesia, Bupati Gowa Duga Ada Sabotase di Balik Putusan MA