- Plt Rektor UNM Prof Farida Patittingi meminta SPI PTN aktif mengawasi pencegahan korupsi di kampus.
- Pembukaan Forum SPI PTN di UNM bertujuan memperkuat independensi lembaga pengawasan internal tersebut.
- SPI berfungsi mencegah penyimpangan bidang non-akademik guna mewujudkan tata kelola perguruan tinggi berintegritas.
SuaraSulsel.id - Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) Prof Dr Farida Patittingi mengingatkan Satuan Pengawas Internal (SPI) di seluruh perguruan tinggi negeri (PTN) agar jangan ragu memberikan pengawasan terhadap potensi penyimpangan khususnya korupsi di kampus yang dipimpinnya.
Farida mengatakan saat ini SPI masih sering dihadapkan pada kendala struktural, seperti posisi sebagai tugas tambahan serta potensi benturan kepentingan (conflict of interest) karena bertanggung jawab langsung kepada rektor.
"Tugas pokok SPI sangat jelas, yakni melakukan pengawasan internal pada bidang non-akademik yang meliputi keuangan, aset, dan kepegawaian melalui audit, evaluasi, serta pemantauan,"ujarnya pada pembukaan Forum SPI PTN se-Indonesia di Menara Pinisi UNM.
"Forum ini diharapkan dapat memperkuat bargaining position SPI agar memiliki independensi dan keberanian dalam menjalankan tugasnya," ujarnya.
Ia menegaskan pentingnya penguatan peran SPI PTN sebagai langkah preventif dalam mencegah tindak pidana korupsi serta mewujudkan tata kelola kampus yang berintegritas.
"Kami sangat terbuka dan senang jika ada proses pengawasan yang berjenjang. Pengawasan ini menjadi wadah untuk meneliti secara lebih awal dan detail agar kita dapat mencegah terjadinya tindak pidana korupsi di lingkungan perguruan tinggi," ujar Farida.
Rektor juga mengungkapkan keprihatinannya atas masih maraknya praktik-praktik penyimpangan dan korupsi di beberapa perguruan tinggi.
Oleh karena itu, pengawasan sejak dini menjadi kunci agar tata kelola perguruan tinggi dapat terbangun dengan baik.
Menurutnya, SPI tidak boleh dipandang sekadar instrumen pengawasan pasca-kegiatan, melainkan bagian integral dari sistem tata kelola perguruan tinggi yang sehat, akuntabel, transparan, efektif, dan berintegritas.
Baca Juga: Husniah Talenrang Unggah Foto Ziarah ke Makam Anak
"Aturan sebagus apa pun substansinya, kalau dijalankan oleh orang-orang yang tidak berintegritas, pasti hasilnya tidak akan baik. Oleh karena itu, integritas menjadi poin utama yang harus dijaga," tegasnya.
Sebagai pejabat yang ditunjuk oleh Menteri untuk mengawal tata kelola sementara di UNM, ia berkomitmen penuh menjalankan manajemen perguruan tinggi secara transparan dan akuntabel.
Pihaknya juga meminta SPI untuk tidak ragu menyampaikan laporan jika menemukan adanya penyimpangan.
Dalam diskusi bersama Irjen Kemendikbudristek, terungkap perlunya penguatan posisi institusional SPI di kampus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 6 Sepatu Slip On Tanpa Tali Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Harga Mulai Rp120 Ribuan
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Cegah Korupsi di Kampus UNM, Farida Patittingi: SPI Jangan Ragu
-
Kapan Hujan Turun di Sulsel? BMKG: Ada Daerah Hujannya Maret 2027
-
Warga Makassar Mengaku Diminta Bayar Rp500 Ribu Urus Surat Waris
-
Rumah Panggung Mewah Pengusaha Sidrap Ludes Terbakar
-
Mau Tukar Mata Uang Asing? BRI Money Changer Mudah Ditemukan