Muhammad Yunus
Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:49 WIB
Seorang mahasiswa di kota Makassar ditangkap polisi usai merekayasa kasus penculikan dan minta tebusan Rp90 juta ke orang tua [SuaraSulsel.id/Istimewa]
Baca 10 detik
  • Orang tua mahasiswa berinisial EE melapor ke Polrestabes Makassar pada 13 Agustus 2026 karena menerima ancaman penculikan dan permintaan tebusan Rp90 juta.
  • Polisi menemukan EE di sebuah rumah kos eksklusif kawasan Tamalanrea, Makassar, pada Rabu, 12 Agustus 2026, dalam kondisi aman tanpa ada penyekapan.
  • Penyelidikan kepolisian menyimpulkan bahwa skenario penculikan tersebut direkayasa sendiri oleh EE untuk memeras uang orang tuanya demi kepentingan berfoya-foya.

Temuan itu justru membuat polisi semakin curiga. Sebab keberadaan EE tidak menunjukkan kondisi seseorang yang baru saja menjadi korban penculikan atau penyekapan.

Petugas kemudian melakukan pendalaman terhadap keterangan EE dan sejumlah informasi yang telah dikumpulkan sebelumnya.

Dari pemeriksaan tersebut, polisi menemukan fakta bahwa cerita penculikan itu ternyata hanya rekayasa.

Orang yang mengirim pesan kepada keluarga dan mengaku sebagai pihak yang menyekap EE diduga bukan orang lain.

Skenario tersebut dibuat oleh EE sendiri.

"Setelah dilakukan pendalaman ditemukan fakta bahwa yang melakukan pengancaman bahwa anak itu diculik dan sebagainya adalah korban itu sendiri dengan membuat suatu sandiwara dengan alasan untuk bisa mendapatkan uang dari orang tuanya," ujar Sangkala.

EE disebut sengaja membuat seolah-olah dirinya menjadi korban penculikan. Ia kemudian meminta orang tuanya mengirimkan uang Rp90 juta dengan dalih sebagai uang tebusan.

Padahal, uang tersebut rencananya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pribadi.

Polisi menyebut uang yang hendak diperoleh EE akan digunakan untuk berbelanja dan bersenang-senang.

Baca Juga: Terus Dipacu! Begini 20 Persen Penampakan Stadion Sudiang Makassar

"Uang tersebut akan digunakan untuk belanja dan berfoya-foya," kata Sangkala.

Kontributor : Lorensia Clara Tambing

Load More